Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 29 Juli 2026
Puluhan Sapi Mati, Diduga Terkena Wabah Antraks
Sabtu, 18 Juni 2016,
19:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Beritabali.com, Gorontalo. Sebanyak 21 ekor sapi sakit dan mati mendadak di Desa Batu layar, Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo sejak beberapa minggu terakhir.
Kepala Bidang Kesehatan Hewan DKPP Kabupaten Gorontalo, Vivi Tayeb, mengatakan terungkapnya kasus kematian sapi secara mendadak terjadi di Desa Batu layar usai adanya laporan warga yang terkena antraks kulit.
Dia menjelaskan, saat ada warga yang berobat ke Puskesmas, dan terindikasi terkena antraks kulit sehingga petugas Dinas Kesehatan turun ke lokasi dan menemukan ada 11 orang yang terindikasi antraks kulit.
Menurutnya, warga maupun Pemerintah Desa sebelumnya tidak melaporkan adanya sapi sakit atau yang disembelih paksa karena sakit, sehingga data atau kejadian baru diketahui setelah ada korban manusia terkena antraks.
"Setelah dilakukan penyidikan awal dari sapi yang sakit dan mati mendadak di Desa Batu layar, ada yang dipotong paksa, dijual di sekitar desa dan dikonsumsi," jelas Vivi, Sabtu (18/6/2016).
Menurutnya, diKabupaten Gorontalo, pasar hewan ada empat, yaitu di Bongomeme, Pulubala, Molohu dan Tolangohula, dan kasus pertama antraks untuk ring 1 berada di Desa Ulapato A, dan pihaknya kesulitan menjaga hewan ternak yang dijual dipasar untuk mencegah penyebaran antraks yang dibawa oleh ternak.
"Saya meminta kepada masyarakat, ketika ada ternak sakit, jangan dipotong, kaena saat dipotong, darah dari ternak yang terindikasi antraks akan menyebarkan spora dan sangat berbahaya," imbuh Vivi.
Sejak ada kasus antraks di Kabupaten Gorontalo, total laporan yang masuk ke DKPP Kabupaten Gorontalo 100 ekor lebih ternak yang terindikasi antraks.
Dan jumlah sapi yang telah divaksinasi oleh tim dokter hewan DKPP Kabupaten Gorontalo berjumlah kurang lebih 8.000 ternak. [bbn/inilah/psk]
Berita Premium
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
02
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2808 Kali
03
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2032 Kali
04
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1981 Kali
05
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1802 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026