Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 19 September 2026
Ini Alasan Dewa Saraf Bunuh Anggota Laskar Bali di Gianyar
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Dengan ditangkapnya DS atau Dewa Putu Ngurah alias Dewa Saraf (52), yang dituding sebagai otak perencana dan pemberi perintah pembunuhan, diharapkan bisa membuka tabir kasus pembunuhan Dewa Gede Artawan (30) alias Dewa Satria, yang tewas mengenaskan di Banjar Dentiyis, Desa Batuan, Sukawati, Gianyar pada Jumat (3/6/2016) lalu.
Kapolres Gianyar, AKBP Waluya Sik menyatakan, motif pembunuhan anggota ormas Laskar Bali (LB) yang mengemparkan masyarakat Bali ini, karena Dewa Saraf merasakan sakit hati lantaran kelompoknya menjadi korban saat bentrok ormas sebelumnya.
"Iya motifnya balas dendam, karena kelompoknya ada yang menjadi korban saat bentrok ormas sebelumnya," ungkap AKBP Waluya.
AkBP Waluya mengakui jika Dewa Saraf membenarkan pengakuan para tersangka lainnya, jika dia yang merencanakan, menyiapkan alat hingga menyuruh kelompoknya turun dari mobil untuk mengejar dan menghabisi nyawa korban Artawan.
"Seperti apa yang disampaikan teman-temannya yang sudah menjadi tersangka, dia (Dewa Saraf) sendiri membenarkan semuanya bahwa dia yang merencanakan, menyuruh melakukan, menyiapkan alat dan lainnya," jelas AKBP Waluya.
Pasal Pembunuhan Berencana
Setelah ditangkap, diperiksa serta ditahan di Polres Gianyar, kini DS atau Dewa Putu Ngurah alias Dewa Saraf (52) yang tuding sebagai otak perencana dan pemberi perintah pembunuhan Dewa Gede Artawan (30), kini akan mendapatkan ganjaran hukum atas perbuatannya.
Kapolres Gianyar, AKBP Waluya Sik menyatakan para tersangka pembunuhan pria yang akrab disapa Dewa Satria yang tewas mengenaskan di Banjar Dentiyis, Desa Batuan, Sukawati, Gianyar pada Jumat (3/6/2016) lalu, akan dikenakan pasal pembunuhan berencana.
Meski mengandung unsur perencanaan, AKBP Waluya, membeberkan jika para pelaku sebenarnya tidak menargetkan Dewa Artawan alias Dewa Satria. Menurutnya, hal itu hanyalah strategi pembunuhan secara random atau acak siapapun yang memungkinkan untuk dibunuh.
"Mereka telah melakukan pantauan beberapa hari sebelum aksinya. Berarti sudah berencana dan kita jerat dengan pasal pembunuhan berencana," beber AKBP Waluya kepada awak media, Jumat (24/6/2016).
Sampai saat, kata Kapolres asal Ciamis, Jawa Barat ini, motif pembunuhan anggota ormas Laskar Bali di Gianyar itu lantaran sakit hati yang berujung balas dendam, dimana satu teman baik Dewa Saraf tewas dalam tragedi bentrok ormas sebelumnya.
Ia mengaku, kini pihaknya tinggal menangkap tiga DPO lainnya yang hingga kini masih buron.
Baca juga:
Dewa Saraf Minggik Diperiksa Marathon
"Tiga yang masih kita buru yakni Mang Degeng (MD), Bayu (BA) dan Tutde (TD)," jelas AKBP Waluya.
Pasca penangkapan residivis yang menjadi otak perencana pembunuhan anggota ormas Laskar Bali itu, penjagaan di Mapolres Gianyar tampak diperketat dan terlihat setiap hari ada dua regu yang diwajibkan siaga.
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 6823 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5613 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3516 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2372 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan