Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Jumat, 31 Juli 2026
Pengusaha Nyentrik Pakai Baju Emas di India Tewas Dikeroyok
Minggu, 17 Juli 2016,
08:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Beritabali.com,New Delhi. Datta Phuge, pengusaha India yang dikenal dengan baju emasnya, ditemukan tewas dikeroyok di India Barat.Kantor berita AFP mengabarkan Jumat (15/7/2016), polisi menjelaskan Phuge diserang 12 orang dengan batu dan ditusuk sampai mati.Sebelumnya salah satu tersangka pelaku, mengundang Phuge menghadiri sebuah pesta, bunyi laporan kantor berita Press Trust in India, PTI.
"Pengusutan awal menunjukkan, Phuge dan putranya diundang ke sebuah pesta ulang tahun. Tiba-tiba Phuge dikeroyok dan ditusuk, disaksikan putranya yang baru berusia 22 tahun," tutur Navnath Ghogare, inspektur polisi lokal yang menangani kasus itu.
Dugaan sementara, pembunuhan itu berlatar belakang perselisihan jual beli emas. Empat tersangka telah ditahan.
Datta Phuge yang berusia sekitar 40-an tahun menggemparkan India tahun 2013, karena memesan baju terbuat dari emas murni. Baju emas seberat 3,32 kilogram seharga US$240 ribu itu, dibuat oleh 15 perajin emas selama lebih dari 16 hari.
"Setiap orang mengenal saya sebagai 'Lelaki Emas'. Banyak orang kaya lainnya membeli mobil Mercedes atau Audi. Tapi saya suka emas. Apa salahnya?" katanya kepada AFP.
Tak jelas apakah baju emasnya itu dikenakan pula saat ditanam di liang kubur.[bbn/idc/psk]
Berita Premium
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3905 Kali
02
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 3050 Kali
03
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2085 Kali
04
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2050 Kali
05
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1826 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026