Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 28 Oktober 2026
Tiga Kriteria Vaksin Bisa Disebut Palsu
Minggu, 17 Juli 2016,
08:20 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Beritabali.com, Bandung. Ada beberapa kriteria vaksin atau produk palsu yang dapat diketahui. Seperti apa?
Menurut Dr. M Rahman Rustan, Apt Kepala Divisi Corporate Secretary Bio Farma menjelaskan, produk palsu atau vaksin palsu bisa diketahui dari beberapa kriteria. Untuk yang pertama adalah vaksin atau produk yang berbeda isinya. Hal ini jelas adalah palsu.
"Yang kedua adalah isi yang berada di dalam vaksin diubah. Atau misalnya dicairkan," ungkap Dr. M Rahman Rustan, Apt Kepala Divisi Corporate Secretary Bio Farma saat ditemui di kantor PT. Bio Farma, Bandung, Jawa Barat, Jumat (16/07/2016).
Kemudian masih menurutnya, untuk membedakan produk vaksin asli atau palsu melalui tempat distribusi. Pastinya, vaksin yang digunakan terdapat dari distribusi yang resmi.
"Kriteria ketiga adalah vaksin yang tidak resmi diambil dari distribusi yang tidak resmi. Ini bisa dikategorikan sebagai vaksin palsu atau produk palsu. Untuk menjamin keaslian, tentu terdapat spek dan sesuai dengan persyarakat. Untuk obat dan vaksin, sudah ada spek yang sesuai dengan ketentuan dari BPOM dan untuk tingkat dunia melalui WHO," tambahnya.[bbn/idc/psk]
Berita Premium
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5934 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2617 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2274 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026