Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Minggu, 13 September 2026
Tiga Kriteria Vaksin Bisa Disebut Palsu
Minggu, 17 Juli 2016,
08:20 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Beritabali.com, Bandung. Ada beberapa kriteria vaksin atau produk palsu yang dapat diketahui. Seperti apa?
Menurut Dr. M Rahman Rustan, Apt Kepala Divisi Corporate Secretary Bio Farma menjelaskan, produk palsu atau vaksin palsu bisa diketahui dari beberapa kriteria. Untuk yang pertama adalah vaksin atau produk yang berbeda isinya. Hal ini jelas adalah palsu.
"Yang kedua adalah isi yang berada di dalam vaksin diubah. Atau misalnya dicairkan," ungkap Dr. M Rahman Rustan, Apt Kepala Divisi Corporate Secretary Bio Farma saat ditemui di kantor PT. Bio Farma, Bandung, Jawa Barat, Jumat (16/07/2016).
Kemudian masih menurutnya, untuk membedakan produk vaksin asli atau palsu melalui tempat distribusi. Pastinya, vaksin yang digunakan terdapat dari distribusi yang resmi.
"Kriteria ketiga adalah vaksin yang tidak resmi diambil dari distribusi yang tidak resmi. Ini bisa dikategorikan sebagai vaksin palsu atau produk palsu. Untuk menjamin keaslian, tentu terdapat spek dan sesuai dengan persyarakat. Untuk obat dan vaksin, sudah ada spek yang sesuai dengan ketentuan dari BPOM dan untuk tingkat dunia melalui WHO," tambahnya.[bbn/idc/psk]
Berita Premium
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
01
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3337 Kali
02
03
04
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 793 Kali
05
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026