Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Kesal, Pelanggan Paksa Pemilik Resto Makan Kecoa
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Seorang pelanggan di sebuah restoran di Changsa, Provinsi Hunan, China, memaksa pemilik restoran memakan kecoa setelah ia menemukan serangga menjijikan itu pada makanan yang dipesannya.
Daily Mail melaporkan, Sabtu (30/7/2016), pelanggan pria itu memesan mie goreng pada dan ia menemukan kecoa di dalam makanannya.
Pada saat itu si pelanggan marah dan memberi ultimatum: membayar ganti rugi sebesar 5.000 yuan atau sekitar Rp10 juta atau memakan kecoa itu.
Pemilik restoran kemudian spontan memakan kecoa itu dan menolak memberi uang ganti rugi.
Namun, pria itu tetap meminta uang ganti rugi kepada istri si pemilik restoran meski akhirnya tetap ditolak.
Menurut laporan, restoran itu sudah berdiri selama 11 tahun dan mereka belum pernah mengalami kejadian semacam itu.
Sejumlah pegawai restoran meyakini mereka sedang ditipu dan diperas.
Sehari kemudian Badan Pengawas Makanan dan Obat-obatan mengunjungi restoran itu dan mengadakan penyelidikan.
Hasilnya restoran itu diketahui memakai peralatan yang sudah kedaluwarsa dan tidak punya alat untuk menghilangkan serangga atau tikus.
Pihak Badan Pengawas kemudian meminta restoran itu ditutup selama lima hari untuk melakukan perbaikan.
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3881 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2512 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2014 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1943 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1796 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun