Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 29 Juli 2026
Buleleng Belajar Pengelolaan Sampah dari Bantaeng
Rabu, 24 Agustus 2016,
15:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Beritabali.com, Bantaeng. Kabupaten Buleleng melakukan kunjungan ke Kabupaten Bantaeng Provinsi Sulawesi Selatan Selasa (23/8). Kedatangan ke Kabupaten Bantaeng untuk melihat pola pengelolaan sampah pada TPST yang dimiliki Kabupaten tersebut yang memperoleh prestasi sebagai TPST terbaik di Indonesia.
Rombongan Kabupaten Buleleng dipimpin oleh Assisten II Setda Buleleng Ida Bagus Geriastika bersama awak media di Buleleng dan diterima oleh Kepala Bapedda Kabupaten Bantaeng Haji Syamsu Alam beserta beberapa jajaran SKPD di likup Kabupaten Bantaeng.
Menurut Haji Syamsu Alam Kabupaten Bantaeng yang dipimpin oleh Bupati Prof. DR. Haji Nurdin Abadullah terus melakukan perbaikan di Kabupaten yang tahun 2008 silam masih masuk dalam 119 daerah tertinggal di Indonesia.
Namun berkat sentuhan dingin tangan Bupati Kabupaten Bantaeng berbenah dan berinovasi sehingga memperoleh tropfi Adipura berturut-turut hingga saat ini. Kabupaten Bantaeng juga melakukan reklamasi sekitar 8 hektar untuk menata kawasan pantai menjadi tempat wisata dan juga menjadi alun-alun kebanggaan masyarakat karena menjadi tempat bersantai ria bagi warga masyarakat.
Di tempat reklamasi tersebut juga dibangun Rumah Sakit yang sangat mewah dan representatif. Kabupaten Bantaeng dibawah kepemimpinan Prof. DR. Haji Nurdin Abadullah juga berhasil mengambil hati pemerintah Jepang dengan mendatangkan beberapa ambulan mewah dan sangat canggih serta beberapa mobil pemadam kebakaran berstandar internasional dari Pemerintah Jepang.
Kabupaten Bantaeng juga memiliki call center 115 yang diperuntukkan untuk melaporkan soal sampah, drainase serta lampu jalan. Bupati juga membuat terobosan dengan membuat dam untuk pengendali banjir dan juga sebagai cadangan air.
Daerah yang dulunya kering ini juga diubah menjadi daerah hijau dengan membuat program jumat bersih sabtu menanam pohon sehingga kini Bantaeng menjadi daerah yang hijau serta bersih.Disamping itu Kabupaten Bantaeng mempunyai Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) terbaik di Indonesia.
Kabupaten yang memiliki penduduk sekitar 200 ribu jiwa lebih tersebut memiliki 7 TPST yang mengolah sampah plastik menjadi berdaya guna dan bernilai.
"Semua program unggulan dari Bupati terus digenjot sehingga membuahkan hasil hingga saat ini, termasuk open house setiap hari dari pukul 06.00 hingga pukul 09.00 dirumah dinas untuk mendengar keluhan masyarakat. Bupati ingin memberikan yang terbaik kepada masyarakat Bantaeng" ungkap Syamsu Alam.
Sementara itu Kepala Sub Pengelolaan Dampak Lingkungan Amdal Bapedalda Bantaeng Rukiati menjelaskan Sertifikat dan Tropi Adipura diraih pada tahun 2010 dan ditetapkan sebagai TPST terbaik nasional oleh Kementerian Lingkungan Hidup RI. Dipaparkan bahwa saat ini tujuh TPST yang dimiliki dikelola oleh masing-masing kelompok masyarakat. Pembinaan kepada masyarakat dilakukan secara konsisten kepada masyarakat maupun para siswa sekolah.
Setelah melihat TPST di Bantaeng, Kadis DKP Buleleng Nyoman Genep mengatakan langkah positif yang dilakukan oleh Pemkab Bantaeng akan diadopsi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah di Buleleng.
"Persoalan di Buleleng adalah hanya masalah lahan untuk TPST yang masih dikebut dan di tiap desa nantinya akan dibuat TPST. Desa menyediakan lahan sekitar 4 are dan pemerintah akan membangun TPST-nya" ungkap Genep.[bbn/pan/psk]
Berita Premium
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
02
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2934 Kali
03
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2051 Kali
04
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2012 Kali
05
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1810 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026