Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




88,1 Juta Penduduk Indonesia Pengguna Internet Aktif

Minggu, 18 September 2016, 08:10 WITA Follow
Beritabali.com

bbn/ilustrasi

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, NASIONAL.

Beritabali.com, Jakarta. Data US Census Bureau serves America menyebutkan dari jumlah penduduk Indonesia 259,1 juta, 88,1 juta di antaranya pengguna aktif internet. Karena itu, mau tidak mau, Divisi Pemasaran Nusantara Kementerian Pariwisata juga harus ikut arus bertransformasi ke digital.
 
"Pelan-pelan kami sudah mulai membiasakan diri masuk ke iklim digital. Manfaat dari teknologi informasi sekarang ini sangat besar. Dari smartphone yang ukurannya kecil ini kita bisa memanfaatkannya untuk berbagai macam hal," kata Esthy Reko Astuti, Deputi Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Kemenpar, Jumat (16/9/2016).
 
Data US Census Bureau serves America menyebutkan penduduk Indonesia mencapai 259,1 juta. Dari jumlah itu, 88,1 juta di antaranya pengguna aktif internet. Sebanyak 79 juta pengguna aktif social media. Sementara 66 juta aktif di sosmed mobile phone. Angka penduduk yang melek digital jumlahnya sudah sepertiga penduduk Indonesia. Sangat tinggi.
 
"Di era digital saat ini, analisa data itu sangat penting dan mendasar. Semua harus bisa diukur," terang Esthy. 
 
Dengan proyeksi 260 juta perjalanan wisnus di 2016, Esthy mengaku sulit menerapkan strategi tanpa bantuan digital. Dari mulai sebaran wisnus yang belum merata, data kunjungan wisatawan yang belum tersedia real time, peningkatan sinergi antar stakeholder yang sulit terealisasi hingga metode promosi, semuanya sulit dicarikan jalan keluarnya.
 
Sekarang, Esthy mengaku tak perlu repot lagi. Ada inovasi digital via Monitoring Information System (MIS) dan Dashboard Digital Data yang siap menyajikan data dengan akurat. Pergerakan wisnus jadi mudah terpantau. Semua terpantau dengan basis seluler yang real time.
 
Strategi menggaet target 275 juta perjalanan wisnus juga tak sulit lagi. Sudah ada Customer Service System (CSS) yang mulai diterapkan. Dari mulai SMS, Digital Survey, Viral Marketing, programatic digital promotion, semua sudah mulai dilakukan dengan basis digital.
 
Di MIS Dashboard wisnus, Bidang Pemasaran Promosi Pariwisata Nusantara menggunakan marketing strategy, Origin, Destination, Timeline. Sekarang, cara ini sudah diterapkan di tujuh kota. Dari mulai Medan, Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya dan Makassar, sudah mulai terlayani MIS Dashboard wisnus.
 
Inovasi digital akan terus ditebarkan ke mana-mana. Layanan SMS LBA yang baru menjangkau 7 provinsi akan ditingkatkan menjadi 34 provinsi dan 10 destinasi di 2017. Frekwensinya penyebarannya juga akan disesuaikan. Jumlah 900 ribu sms untuk tujuh kota akan dinaikkan menjadi 1 juta sms per kabupaten/kota. Jangkauannya? Akan diset mencakup 34 kabupaten/Kota, 10 destinasi.
 
"Digital survey sekarang 7 kota. ke depan 34 kabupaten/kota dan 10 destinasi. Viral marketing, sekarang baru 1 even, nanti akan mencakup 10 even utama," ujar Esthy. [bbn/idc/psk]
Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: -



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami