Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 29 Juli 2026
Sukrawan Dipecat Atau Tidak dari PDIP, Nasibnya Setelah 23 September
Rabu, 21 September 2016,
22:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, BULELENG.
Beritabali.com, Singaraja. Nasib Bendahara DPD Partai PDI Perjuangan Provinsi Bali Dewa Nyoman Sukrawan ditentukan setelah tanggal 23 September ini. Sukrawan terancam dinonaktifkan dari jabatannya sebagai Bendahara DPD Partai PDI Perjuangan Provinsi Bali atau bahkan dipecat dari Partai lantaran maju sebagai Bakal Calon Bupati Buleleng melalui jalur perseorangan atau jalur independen.
Hal tersebut diungkapkan Ketua DPD Partai PDI Perjuangan Provinsi Bali Wayan Koster usai mengantarkan Paket Putu Agus Suradnyana-Nyoman Sutjidra mendaftar ke KPU Buleleng Selasa (21/9) siang.
Menurut Koster, pembicaraan nasib Dewa Nyoman Sukrawan sudah dibahas bersama Ibu Ketua Umum PDI Perjuangan bahwa yang bersangkutan nasibnya akan ditentukan setelah tanggal 23 September ini. Itu berarti nasib mantan Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Buleleng tersebut akan ditentukan setelah masa berakhirnya jadwal pendaftaran yang ditetapkan KPU Buleleng.
Kemungkinannya jika Sukrawan yang berpaket dengan Gede Dharma Wijaya tetap mendaftarkan diri maju lewat jalur perseorangan atau jalur independent maka akan diambil langkah pemberian sanksi oleh partai. Koster mengaku sanksi yang nantinya diberikan yakni penonaktifan jabatan Dewa Nyoman Sukrawan, ataupun pemecatan terhadap yang bersangkutan.
"Tunggu saja setelah tanggal 23 ini, dan pemberian sanksi sudah dibicarakan dengan Ibu Ketua Umum," tegas Koster.
Sebelumnya Paket Bakal Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Buleleng Dewa Nyoman Sukrawan-Gede Dharma Wijaya yang mengambil jalur independen atau perseorangan telah menyetorkan dukungan kepada KPU Buleleng sebagai prasyarat pencalonan lewat jalur tersebut. Sukrawan yang masih aktif sebagai Bendahara DPD Partai PDI Perjuangan Bali tersebut ngotot maju menjadi Bakal Calon Bupati melawan Paket Petahana yakni Putu Agus Suradnyana-Nyoman Sutjidra yang diusung oleh PDI Perjuangan dan Partai Nasdem.
Kengototan Sukrawan tersebut memancing reaksi dari partai untuk mmeberikan sanksi kepada yang bersangkutan karena dianggap tidak mengikuti perintah partai.[bbn/pan/psk]
Berita Buleleng Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
02
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2808 Kali
03
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2032 Kali
04
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1981 Kali
05
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1802 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026