Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 28 Oktober 2026
Sukrawan Dipecat Atau Tidak dari PDIP, Nasibnya Setelah 23 September
Rabu, 21 September 2016,
22:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, BULELENG.
Beritabali.com, Singaraja. Nasib Bendahara DPD Partai PDI Perjuangan Provinsi Bali Dewa Nyoman Sukrawan ditentukan setelah tanggal 23 September ini. Sukrawan terancam dinonaktifkan dari jabatannya sebagai Bendahara DPD Partai PDI Perjuangan Provinsi Bali atau bahkan dipecat dari Partai lantaran maju sebagai Bakal Calon Bupati Buleleng melalui jalur perseorangan atau jalur independen.
Hal tersebut diungkapkan Ketua DPD Partai PDI Perjuangan Provinsi Bali Wayan Koster usai mengantarkan Paket Putu Agus Suradnyana-Nyoman Sutjidra mendaftar ke KPU Buleleng Selasa (21/9) siang.
Menurut Koster, pembicaraan nasib Dewa Nyoman Sukrawan sudah dibahas bersama Ibu Ketua Umum PDI Perjuangan bahwa yang bersangkutan nasibnya akan ditentukan setelah tanggal 23 September ini. Itu berarti nasib mantan Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Buleleng tersebut akan ditentukan setelah masa berakhirnya jadwal pendaftaran yang ditetapkan KPU Buleleng.
Kemungkinannya jika Sukrawan yang berpaket dengan Gede Dharma Wijaya tetap mendaftarkan diri maju lewat jalur perseorangan atau jalur independent maka akan diambil langkah pemberian sanksi oleh partai. Koster mengaku sanksi yang nantinya diberikan yakni penonaktifan jabatan Dewa Nyoman Sukrawan, ataupun pemecatan terhadap yang bersangkutan.
"Tunggu saja setelah tanggal 23 ini, dan pemberian sanksi sudah dibicarakan dengan Ibu Ketua Umum," tegas Koster.
Sebelumnya Paket Bakal Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Buleleng Dewa Nyoman Sukrawan-Gede Dharma Wijaya yang mengambil jalur independen atau perseorangan telah menyetorkan dukungan kepada KPU Buleleng sebagai prasyarat pencalonan lewat jalur tersebut. Sukrawan yang masih aktif sebagai Bendahara DPD Partai PDI Perjuangan Bali tersebut ngotot maju menjadi Bakal Calon Bupati melawan Paket Petahana yakni Putu Agus Suradnyana-Nyoman Sutjidra yang diusung oleh PDI Perjuangan dan Partai Nasdem.
Kengototan Sukrawan tersebut memancing reaksi dari partai untuk mmeberikan sanksi kepada yang bersangkutan karena dianggap tidak mengikuti perintah partai.[bbn/pan/psk]
Berita Buleleng Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5948 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4658 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2643 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2287 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2224 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026