Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 3 November 2026
Demo Tolak Pungli, Warga Minta Kejati Bali Tidak "Masuk Angin"
Rabu, 19 Oktober 2016,
14:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Puluhan warga, hari Rabu (19/10) menggelar aksi demo ke gedung Kejaksaan Tinggi Bali, Denpasar. Warga mempertanyakan kasus pungutan liar atau pungli ijin angkutan di Organda dan Dishub Bali yang kini macet. Warga meminta pihak Kejaksaan Tinggi Bali melanjutkan kasus dugaan pungli dan korupsi ini, karena merugikan keuangan negara miliaran rupiah.
Dengan berpakaian adat Bali, puluhan warga dari berbagai elemen ini mendatangi gedung Kejaksaan Tinggi di kawasan Renon Denpasar, sambil dengan membawa poster tolak dan berantas pungli. Kedatangan warga dikawal sejumlah personil kepolisian.
Selain membentangkan spanduk, warga juga melakukan orasi menolak pungutan liar. Pendemo juga meminta Kejaksaan Tinggi Bali lebih serius dan tuntas dalam menangani kasus dugaan pungli ijin angkutan di Organda dan Dishub Bali, yang telah merugikan keuangan negara miliaran rupiah.
"Kita ingin agar kasus pungutan liar dituntaskan, seperti kasus pungli ijin angkutan di Organda dan Dishub Bali yang kini macet, tidak ada khabarnya. Sudah banyak data-data yang masuk, sudah banyak bukti-bukti adanya kerugian keuangan negara, sudah ada beberapa orang diperiksa, lalu kenapa kasusnya macet, tidak jalan, Ada apa ini?, jangan sampai ada oknum penegak hukum di Kejati Bali yang "masuk angin" (kena suap) dalam kasus ini. Jika tidak ada jaminan dari penegak hukum dalam hal ini Kejati Bali, kemana lagi masyarakat harus mencari keadilan?" ujar Ketut Witra, kordinator aksi demo.
Sempat terjadi ketegangan antara warga dan jaksa Kejati Bali, karena warga dilarang masuk gedung Kejati Bali. Ketegangan mencair setelah beberapa perwakilan warga pendemo diijinkan untuk masuk gedung menemui pejabat Kejati Bali.
Usai demo, warga akhirnya membubarkan diri. Namun warga berjanji kembali akan mendemo Kejati Bali, jika kasus dugaan pungli dan korupsi kembali macet, meski sudah banyak data-data yang masuk dan sudah ada pihak-pihak yang diperiksa.[bbn/psk]
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
01
02
03
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 549 Kali
04
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 405 Kali
05
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 404 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026