Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Aplikasi Ini Bantu Kurangi Masalah Pecandu Alkohol

Selasa, 22 November 2016, 15:31 WITA Follow
Beritabali.com

Breindebaas, sebuah aplikasi untuk mengatasi masalah kecanduan minuman beralkohol. [source: idc]

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, NASIONAL.

Beritabali.com - Jakarta. Kecanduan alkohol adalah masalah serius yang mempengaruhi jutaan masyarakat di seluruh dunia. Akan tetapi, banyak dari mereka yang enggan untuk mencari bantuan profesional untuk mengobati kecanduan mereka, atau terus melanjutkan pengobatan mereka.

Sebuah aplikasi mobile terbaru bernama Breindebaas bertujuan untuk mengatasi hal semacam ini dengan menyajikan sebuah permainan cepat dan mudah untuk membantu meningkatkan kemampuan 'rewire' otak mereka jauh dari kecanduan terhadap alkohol, demikian laporan Medical Daily seperti dilansir National Geographic.
 
Meskipun dengan aplikasi saja tidak berarti membantu 'menyembuhkan' kecanduan akan alkohol, namun Breindebaas dapat digunakan sebagai terapi kecanduan untuk membantu memastikan minimalisir risiko kambuh atau dapat juga berfungsi sebagai langkah pertama menuju penyembuhan bagi mereka yang belum siap untuk mencari seorang ahli untuk membantu menyembuhkan kecanduan mereka.
 
Aplikasi ini bertujuan untuk mengganggu proses alam bawah sadar melalui proses yang disebut dengan cognitive bias modification (CBM). Permainan akan meminta pengguna untuk menarik minuman non-alkohol dan menjauhkan minuman beralkohol dengan gerakkan menggesek.
 
Hal ini dimaksudkan untuk digunakan selama dua kali seminggu selama tiga minggu dan setiap sesi latihan berlangsung selama sepuluh menit.
 
Pengembang aplikasi ini berharap bahwa dengan melakukan hal tersebut secara berulang dapat mengubah reaksi otak dan pola pikir pecandu alkohol dengan menjauhkan pengguna dari penyalahgunaan alkohol.
 
Penelitian terakhir menggunakan CBM telah menunjukkan bahwa teknik pelatihan otak dapat membantu mengurangi risiko kambuh sebesar 10%. Namun, para peneliti menekankan bahwa dengan menggunakan aplikasi saja bukan bermaksud untuk mengobati kecanduan, melainkan sebagai salah satu cara untuk membantu masyarakat untuk berjuang melawan masalah minum-minuman keras.
 
"Banyak pecandu yang enggan untuk mencari bantuan melalui perawatan kecanduan standar. Aplikasi ini dapat digunakan sebagai bagian dari program perawatan kecanduan biasa, atau dapat pula berfungsi sebagai langkah pertama untuk perawatan kecanduan biasa," kata pemimpin penelitian Marloes Postel dalam sebuah pernyataan.
 
Saat ini, aplikasi Breindebaas baru tersedia untuk perangkat berbasis iOS (iPhone dan iPad) dan bisa diunduh secara cuma-cuma melalui iTunes App Store.[idc/wrt]
Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: -



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami