Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Jumat, 25 September 2026
Nyoman Puri, Jual Nasi Lawar Sejak Jaman Gestok
Minggu, 18 Desember 2016,
08:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Beritabali.com, Sukawati. Kuliner nasi lawar tentu tak asing lagi bagi masyarakat Bali. Bahkan wisatawan yang tengah berlibur ke Bali juga banyak yang mencobanya. Kuliner ini sudah ada di Bali sejak tempo dulu.
Salah satu penjual nasi lawar adalah Nyoman Puri. Setiap harinya, Nyoman Puri berjualan di area Pasar Umum Sukawati, atau sebelah timur Pasar Seni Sukawati, Gianyar.
Saat ditemui suatu siang belum lama ini, Nyoman Puri tampak sedang membuat lawar. Dengan bahan-bahan yang tersedia, tangan tua Nyoman Puri dengan cekatan mengaduk adonan lawar, langsung di depan pelanggan warungnya.
Di Warung wanita tua berumur 72 tahun ini, tersedia menu nasi lawar be genyol, yakni nasi dengan lauk daging babi kuah bumbu bali (be balung), daging babi goreng, lawar (campuran daging, sayur, dan bumbu bali), krupuk babi, ditambah telur rebus. Nasi lawar be genyol Nyoman Puri semakin nikmat disantap ditemani sambal terasi racikan Nyoman Puri.
Kepada Beritabali.com, Nyoman Puri mengaku sudah berjualan nasi lawar sejak puluhan tahun lalu, dan masih 'survive' (bertahan) hingga hari ini.
"Sejak jaman dulu, pas setelah jaman Gestok (G 30 S PKI tahun 1965), saya sudah jualan nasi lawar seperti ini pak. Dulu tempatnya sederhana, sekarang saya bisa sewa ruko kecil seperti ini,"ujarnya.
Meski warungnya selalu ramai, namun Nyoman Puri enggan untuk menyebut omzet per hari dari berjualan nasi lawar ini.
"Niki nak awag-awagan pak, tiyang nak ngawag-ngawag gen niki ngae lawar (ini saya hanya asal-asalan saja pak, saya asal-asalan saja ini buat adonan lawar),"ujar Nyoman.
Meski mengaku ngawag-ngawag alias ngawur dalam membuat lawar, namun pengunjung mengakui, yang membedakan nasi lawar Nyoman Puri dengan nasi lawar lain di Bali adalah cita rasa adonan lawar dan sambalnya.
"Makan nasi lawar di sini, kita seperti makan masakan orang tua kita dulu di Bali, rasa racikan bumbu lawarnya sangat terasa, demikian juga rasa sambalnya, sangat terasa di lidah," ujar Pande, seorang pengunjung setia warung Nyoman Puri.
Setiap harinya, warung nasi lawar Nyoman Puri selalu ramai pembeli. Ada yang makan di warung, ada juga yang membungkusnya untuk disantap di rumah. Harga satu porsi nasi lawar bervariasi, mulai Rp 10 ribu, hingga Rp 15 ribu. Jika komplit dengan minuman, hanya Rp 20 ribu se porsi.
Walau warungnya selalu ramai pembeli, Nyoman Puri mengaku belum punya calon penerus untuk warung nasi lawarnya ini. Semua anak dan keponakannya lebih memilih jadi pegawai dibanding menjadi dagang nasi lawar. [bbn/psk]
Berita Gianyar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
01
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8352 Kali
02
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5769 Kali
03
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3613 Kali
04
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2443 Kali
05
ABOUT BALI
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026