Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Jumat, 11 September 2026
Eka Wiryastuti: "Jangan Pikir Setelah Datang ke Desa, Dana Seenaknya Dikelola"
Seminar Sehari Pemantapan Pemahaman Pengelolaan Dana Desa
Selasa, 20 Desember 2016,
08:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, TABANAN.
Beritabali.com, Tabanan. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan rupanya menaruh perhatian yang cukup serius terhadap pengelolaan dana desa agar bisa berjalan secara optimal, tepat sasaran, dan akuntabel di tataran pelaksananya yakni pemerintah desa.
Keseriusan tersebut setidaknya bisa dilihat dari beberapa kali diadakannya seminar dan bimbingan teknis yang diberikan kepada para perbekel selaku pihak yang bersinggungan langsung dengan pengelolaan dana desa.
BACA JUGA:
Tidak hanya itu, Kabupaten Tabanan juga menjadi salah satu daerah yang pertama kalinya diaudit untuk urusan pengelolaan dana desa oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Tujuannya, tiada lain untuk mengevaluasi serta memberikan pengarahan kepada aparatur desa mengenai apa yang boleh atau tidak boleh dalam mengelola anggaran. Sehingga bisa dikatakan, Tabanan telah lebih awal mendapatkan bimbingan dari BPK secara langsung.
Kesediaan BPK untuk memberikan bimbingan kepada para perbekel di Tabanan mendapatkan apresiasi dari Bupati Tabanan, Ni Putu Eka Wiryastuti.
Seperti yang disampaikan dalam bimbingan teknis atau bimtek serta seminar sehari tentang Pemantapan Pemahaman Pengelolaan Dana Desa yang digagas Forum Perbekel Kabupaten Tabanan pada Senin (19/12) di Hotel Pan Pasific Nirwana Bali Resort.
"Sungguh merupakan suatu kebanggaan bagi kami. Bahwa, pemerintah pusat melalui Badan Pemeriksa Keuangan berkenan hadir untuk kesekian kalinya sebagai narasumber dan memberikan pelatihan mengenai pengelolaan dana desa kepada para perbekel atau kepala desa. Kami berharap dari Tabanan agar diberikan pemahaman tentang aturan pengelolaan dana desa ini. Jadi bukan hanya untuk para perbekel di Tabanan saja, namun seluruh Bali," ungkapnya saat membuka acara yang turut dihadiri oleh BPK Perwakilan Bali, BPKP Bali, Forum Perbekel Se-Bali, Inspektorat Se-Bali, serta BPMD Se-Bali.
Menurutnya, bimbingan teknis ini sangat penting. Bahkan, Ia menegaskan, tidak mudah memperoleh waktu dari BPK agar berkenan memberikan bimbingan, pengarahan, atau masukan.
"Kita harus bersyukur setinggi-tingginya. Karena mendatangkan beliau-beliau (dari BPK) tentu sulit di tengah padatnya tugas dan kegiatan BPK," tandasnya.
Bupati Eka menegaskan, dana desa yang diamanatkan Undang Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa dan Permendagri Nomor 113 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Keuangan Desa harus dicermati dengan baik. Karena itu, diperlukan pengetahuan dan wawasan yang cukup di dalam menanggapi aturan-aturan dari pemerintah pusat tersebut.
“Dan, kenapa saya melakukan program ini dan mengharapkan program ini bisa berjalan di Tabanan? Karena saya sangat concern terhadap desa. Sekarang ini apa-apa datang ke desa. Jangan pikir setelah datang ke desa, dana atau anggaran seenaknya saja dikelola," imbuhnya.
BACA JUGA:
Dengan adanya kegiatan seperti ini, sambungnya, aparat desa bisa terhindari dari kesalahan dalam pengelolaan dana desa yang bisa merembet ke ranah hukum pidana.
“Saya tidak mau kepala desa saya kena urusan hukum. Mungkin tidak hanya untuk para perbekel di Tabanan saja, tapi para perbekel di Bali juga,” pungkasnya. [rls/wrt]
Berita Tabanan Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3312 Kali
02
03
04
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 782 Kali
05
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 724 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026