Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 28 Juli 2026
Pahlawan di Pecahan Uang 10 Ribu Jadi Perbincangan
Senin, 26 Desember 2016,
15:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Beritabali.com, Jakarta. Setelah perdebatan Cut Meutia pada uang baru pecahan Rp. 1.000, kali ini netizen ramai mempertanyakan siapa sosok Frans Kaisiepo yang dipilih pada uang baru pecahan Rp 10.000.
Perdebatan ini dimulai dari posting_bkan sebuah akun Facebook bernama Lee Candra pada Selasa (20/12).
BACA JUGA:
"Tebak gambar, hayo siapa nama pahlawan ini... Kira2 apa jasa beliau?" Tulis akun Lee Candra beserta posting_bkan foto uang pecahan Rp 10.000 bergambar Frans Kaisiepo.
Banyak komentar dari para netizen yang ikut melecehkan dan adapula yang membela dengan menjelaskan siapa sosok seorang Frans Kaisiepo yang pernah menjabat sebagai Gubernur di Provinsi Papua ini.
"Itu pahlawan kami dari papua. Karena peran beliau lah Irian Barat masih merupakan salah satu dari 33 Provinsi yang ada di Indonesia pada saat ini. Peran Frans Kaisiepo tidak kalah pentingnya dengan pahlawan-pahlawan lainya yang berasal dari kepulaun Jawa maupun Sumatra," komentar seorang netizen.
Perlu diketahui Frans muda termasuk orang-orang Papua pertama yang mengibarkan merah putih dan menyanyikan lagu Indonesia Raya di Papua. Ketika Papua masih diduduki Belanda, Frans termasuk orang yang aktif dan mengalami jatuh bangun menegakkan eksistensi Republik Indonesia di Papua.
Sejak November 1964, Frans diangkat menjadiGubernur keempat di Papua. Setelah bergabung dengan Indonesia, Papua diberi nama Irian Jaya. Jabatan Frans itu dipegang hingga 29 Juni 1973. Setelah tak jadi gubernur lagi, Frans pernah menjadi anggota Dewan Pertimbangan Agung hingga meninggal di tahun 1979.
BACA JUGA:
Berdasarkan Keputusan Presiden nomor 077/TK/1993, Frans Kaisiepo adalah Pahlawan Nasional Republik Indonesia. Beberapa belas tahun kemudian, fotonya diabadikan dalam uang pecahan Rp10 ribu. [bbn/idc/wrt]
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3881 Kali
02
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2500 Kali
03
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2014 Kali
04
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1943 Kali
05
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1795 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026