Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 27 Oktober 2026
Pahlawan di Pecahan Uang 10 Ribu Jadi Perbincangan
Senin, 26 Desember 2016,
15:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Beritabali.com, Jakarta. Setelah perdebatan Cut Meutia pada uang baru pecahan Rp. 1.000, kali ini netizen ramai mempertanyakan siapa sosok Frans Kaisiepo yang dipilih pada uang baru pecahan Rp 10.000.
Perdebatan ini dimulai dari posting_bkan sebuah akun Facebook bernama Lee Candra pada Selasa (20/12).
BACA JUGA:
"Tebak gambar, hayo siapa nama pahlawan ini... Kira2 apa jasa beliau?" Tulis akun Lee Candra beserta posting_bkan foto uang pecahan Rp 10.000 bergambar Frans Kaisiepo.
Banyak komentar dari para netizen yang ikut melecehkan dan adapula yang membela dengan menjelaskan siapa sosok seorang Frans Kaisiepo yang pernah menjabat sebagai Gubernur di Provinsi Papua ini.
"Itu pahlawan kami dari papua. Karena peran beliau lah Irian Barat masih merupakan salah satu dari 33 Provinsi yang ada di Indonesia pada saat ini. Peran Frans Kaisiepo tidak kalah pentingnya dengan pahlawan-pahlawan lainya yang berasal dari kepulaun Jawa maupun Sumatra," komentar seorang netizen.
Perlu diketahui Frans muda termasuk orang-orang Papua pertama yang mengibarkan merah putih dan menyanyikan lagu Indonesia Raya di Papua. Ketika Papua masih diduduki Belanda, Frans termasuk orang yang aktif dan mengalami jatuh bangun menegakkan eksistensi Republik Indonesia di Papua.
Sejak November 1964, Frans diangkat menjadiGubernur keempat di Papua. Setelah bergabung dengan Indonesia, Papua diberi nama Irian Jaya. Jabatan Frans itu dipegang hingga 29 Juni 1973. Setelah tak jadi gubernur lagi, Frans pernah menjadi anggota Dewan Pertimbangan Agung hingga meninggal di tahun 1979.
BACA JUGA:
Berdasarkan Keputusan Presiden nomor 077/TK/1993, Frans Kaisiepo adalah Pahlawan Nasional Republik Indonesia. Beberapa belas tahun kemudian, fotonya diabadikan dalam uang pecahan Rp10 ribu. [bbn/idc/wrt]
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5905 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4631 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2595 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2239 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026