Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 29 Juli 2026
Pemilik Gudang Tak Percaya Buruhnya Seorang Pembunuh
Senin, 23 Januari 2017,
18:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Gudang rongkosan CV Putri Jaya di Jalan Danau Tempe 99X, Sanur Minggu (22/1) kemarin dipadati warga setempat. Mereka ingin melihat pra rekontruksi yang dilakukan petugas terkait penangkapan Arif Santoso, pembunuh Jematun alias Atun yang dibunuh secara kejam di kamar mandi.
Polisi menggelar pra rekontruksi di gudang rongsokan dipimpin langsung Kapolresta Denpasar Kombes Pol Hadi Purnomo, didampingi Kasat Reskrim Kompol Reinhard Habonaran Nainggolan dan Kapolsek Denpasar Selatan Kompol Aris. Dalam pra rekontruksi tersebut, tersangka Arif Santoso dihadirkan untuk memeragakan cara membunuh korban. Di sela-sela pra rekontruksi, pemilik gudang rongkosan yakni Komang Sentri (38) juga hadir. Suami dari anggota TNI, Muhamad Solih, yang bertugas di Kepaon ini mengaku tidak menyangka buruhnya Arif Santoso membunuh orang.
“Padahal dia orang baik. Suka disuruh dan kerjanya baik juga,” ujarnya dilokasi gudang rongkosan. Sambil menggendong balitanya, Sentri mengatakan, Arif Santoso baru setahun bekerja di tempatnya. Pria asal Banyuwangi ini digaji dengan hitungan borongan dan bisa mendapatkan upah dalam sebulan sebesar Rp 2 juta.
“Sudah setahun dia bekerja dan kalau borongan dapat Rp 2 juta perbulan,” ujarnya.Perempuan asal Karangasem ini mengatakan selama ini banyak karyawannya yang bekerja di gudang dan silih berganti. Pekerja terakhir adalah tersangka Arif Santoso.
“Dia ini orang Banyuwangi dan sudah berkeluarga. Anaknya satu di Banyuwangi. Saya tidak kenal dengan korban,” ujarnya. Ia juga menyebutkan bahwa selama bekerja, dirinya sudah meminta kepada setiap karyawannya untuk tidak membawa perempuan ke dalam gudang rongsokan. Selama itu pula, Sentri tidak pernah melihat tersangka Arif Santoso membawa perempuan.
“Saya tidak pernah curigai sama dia (red: Arif) karena orangnya kalem. Dia sendiri tinggal di gudang dan kami percaya,” terangnya. Namun, pada Minggu (22/1) sekitar pukul 03.00 dinihari, Sentri mengaku dihubungi oleh polisi terkait penangkapan terhadap Arif. Petugas kemudian meminta membuka rekaman CCTV yang terpasang di gudang rongkosan.
“Di gudang ini ada 4 kamera CCTV tapi yang mati dua. Yang dua itu diminta polisi untuk barang bukti,” ujar Sentri.
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3884 Kali
02
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2822 Kali
03
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2038 Kali
04
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1987 Kali
05
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1804 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026