Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 10 Juni 2026
Basarnas Kerahkan Enam Penyelam, Korban Belum Ditemukan
Rabu, 15 Februari 2017,
21:15 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, TABANAN.
Beritabali.com, Tabanan. Korban reruntuhan di galian c Banjar Dauh Jalan, Desa Kelating, Kecamatan Kerambitan, Tabanan Herman (45) asal Banyuwangi, Jawa Timur, hingga Rabu ( 15 Februari 2017) belum berhasil ditemukan. Basarnas memutuskan menghentikan pecarian meskipun sudah mengerahkan 6 orang penyelam mencari korban.
Kasi Ops Basarnas Bali, I Gede Darmada, mengatakan bahwa pihaknya memang menemui kendala dalam proses evakuasi, dimana kondisi air yang keruh membuat para penyelam kesulitan untuk bisa melihat di dalam air sehingga hanya meraba-raba saja untuk menemukan korban.
“Air yang keruh membuat penyelam kita sehingga target sulit dilihat secara visual. Sehingga saat ini kita optimalkan penggunakan mesin pompa air,” tegasnya.
Korban diperkirakan tertimbun reruntuhan longsoran sehingga cukup sulit untuk dievakuasi apabila air dalam kubangan masih tinggi. Begitu juga dengan reruntuhan tebing yang juga cukup tinggi. Namun yang lebih dikhawatirkan oleh pihaknya adalah adanya longsor susulan, pasalnya saat ini beberapa bagian tebing batu padas yang ada di sekitar kubangan sudah ada yang retak sehingga ditakutkan akan membahayakan keselamatan tim penyelamat.
“Di beberapa titik sangat rawan karena terjadi retakan, apalagi di sebelah kubangan tempat target kita berada juga terdapat sejumlah kubangan yang volume airnya sangat besar. Dikhawatirkan air akan mendorong tebing dan menimbulkan longsor lagi dan menimpa anggota kami,” tegasnya.
Selain menurunkan enam penyelam, upaya lain dilakukan untuk menemukan korban dengan cara menyedot air yang menggenangi kubangan lokasi korban tertimbun dengan bantuan enam mesin penyedot air milik pengelola galian serta satu mesin penyedot air milik Pemkab Tabanan.
Hingga pukul 15.00, pencarian belum membuahkan hasil meskipun ketinggian air yang mulanya setinggi 15 meter sudah berkurang menjadi tiga sampai empat meter. Namun hasilnya juga nihil.[bbn/nod/psk]
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026