Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Minggu, 13 September 2026
Festival Unik, Para Pria di Jepang Unjuk Kebotakan
Jumat, 24 Februari 2017,
08:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DUNIA.
Beritabali.com, Tsuruta. Setidaknya lebih dari 30 pria di Jepang yang berkepala pelontos berkumpul di kawasan Tsuruta pada Rabu (22/2/2017) lalu untuk memamerkan kebotakannya lewat sebuah kompetisi unik.
Para peserta yang tergabung dalam "Bald Men Club" secara bergantian tarik-menarik tali yang diikat ke masing-masing kepala, layaknya permainan tarik tambang pada umumnya.
[pilihan-redaksi]
"Kepala saya masih sakit. Saya rasa perlu mendinginkannya," ujar salah satu peserta, Toshiyuki Ogasawara (43).
Peserta lainnya, Masatomo Sasaki (64), yang baru kali pertama mengikuti kompetisi itu mengatakan semula dia merasa tak nyaman dengan kebotakan yang dialaminya. Namun saat ini semuanya terasa berbeda.
"Saya merasa bangga, atau mungkin saya haru bilang saya nyaman menjadi pria botak dan terima kasih kasih pada klub," kata pria yang mulai mengalami kebotakan di usia 40 tahun itu.
Saat ini, klub memiliki 65 orang anggota dari berbagai negara sejak dibuka pada tahun 1989. Tujuannya adalah menanggapi kebotakan lewat cara yang positif, menyenangkan.
Teijiro Sugo (70), sang ketua klub berharap kompetisi ini bisa digelar lebih besar lagi.
"Saya ingin semua pria botak di dunia berkumpul di sini, menggagas turnamen Olimpiade untuk para pria botak," kata dia seperti dilansir Channel News Asia. [bbn/idc/wrt]
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3338 Kali
02
03
04
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 793 Kali
05
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026