Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Jumat, 18 September 2026
Astronom Temukan Tujuh Planet Mirip Bumi
Sabtu, 25 Februari 2017,
06:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DUNIA.
Beritabali.com, Florida. Para astronom mendeteksi keberadaan tujuh planet seukuran Bumi yang mengorbit satu bintang layaknya suatu tata surya.
Para peneliti mengatakan ketujuh planet tersebut berpotensi memiliki air dalam bentuk cair (likuid) di permukaan, namun tergantung sifat-sifat lain dari planet-planet tersebut.
Meski demikian, hanya tiga planet yang terletak pada zona 'habitasi' posisi yang dianggap dapat menunjang kehidupan, demikian lansir BBC News.
Sistem eksoplanet yang padat itu mengorbit Trappist-1, bintang bermassa-rendah, bersuhu relatif dingin, dan berjarak 40 tahun cahaya dari Bumi.
[pilihan-redaksi]
Planet-planet itu dideteksi menggunakan teleskop ruang angkasa Spitzer milik NASA dan sejumlah observatori di Bumi.
Pemimpin riset Michael Gillon dari Universitas Liege di Belgia mengatakan, planet-planet itu berdekatan satu sama lain dan sangat dekat dengan bintangnya, yang mengingatkan kita pada bulan-bulan di sekitar Jupiter.
"Namun, bintang itu begitu kecil dan dingin sehingga ketujuh planet itu 'temperata,' yang berarti mereka bisa memiliki air likuid di permukaannya, dan mungkin juga kehidupan -dalam bentuk tertentu," ujarnya.

Peneliti lainnya, Amaury Triaud dari Universitas Cambridge, Inggris, mengatakan tim peneliti menggunakan istilah 'temperata' untuk memperluas persepsi tentang habitabilitas atau kemampuan suatu planet menunjang kehidupan.
Tiga planet Trappist-1 termasuk dalam definisi tradisional zona habitasi, yaitu planet dengan temperatur permukaan yang mendukung keberadaan air dalam fase cair, dengan tekanan atmosfer yang cukup.
Namun, Triaud meyebut jika planet terjauh dari bintang induk, Trappist-1h, memiliki atmosfer yang memerangkap panas secara efisien --lebih mirip atmosfer Venus ketimbang Bumi-- planet tersebut mungkin dapat menunjang kehidupan.
"Akan sangat mengecewakan jika Bumi merepresentasikan satu-satunya tempat yang memiliki habitabilitas di alam semesta," katanya. [bbn/idc/wrt]
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5560 Kali
02
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3486 Kali
03
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2343 Kali
04
05
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026