Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 29 Juli 2026
Pesawat Meledak Setelah Take Off Hanya Candaan
Jumat, 10 Maret 2017,
12:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Badung. Kapolda Bali Irjen Pol Petrus Reinhard Golose menegaskan, Aljohani D A, warganegara Arab yang sempat bercanda pesawat Lion Air akan meledak saat take off, sudah dipulangkan, Kamis (9/3) pagi kemarin.
Karena pemulangan ditolak oleh Lion Air, Aljohani bersama empat temannya dipulangkan ke Jakarta dengan maskapai penerbangan lain.
Kapolda yang masih menjabat Deputi Badan Nasional Penanggulangan Terorisme mengatakan Aljohani bersama empat temannya, sudah dipulangkan ke Jakarta, pagi kemarin (9/3).
[pilihan-redaksi]
“Tadi pagi sudah dipulangkan karena dari pihak Lion Air tidak mau menerima dan sudah memblacklist. Maka kami mengupayakan dengan pesawat lain ke Jakarta,” terangnya sembari mengatakan Aljohani dan teman-temannya yang berasal dari Kota Mekkah dan Madinah ini berencana akan ke Puncak, Bogor.
Ditanya kenapa Aljohani tidak dideportasi, Kapolda membeberkan bahwa kejadian tersebut tidak demikian terjadi. Setelah dilakukan penyelidikan sejumlah saksi, warga Philipina dan keterangan saksi pramugari Lion Air, ancaman tersebut hanya sekedar candaan belaka.
“Istilah saya bercanda di pesawat. Semua saksi diperiksa termasuk warganegara Philipina. Hanya keterangan saksi inilah satu satunya yang menguatkan dan dibantu keterangan saksi oleh pramugari dari Lion Air,” tegasnya.
Pun setelah penyelidikan didalami, candaan “pesawat akan meledak saat take off” belum bisa dibuktikan.
“Setelah kami dalami lagi, lima orang Arab ini tidak bisa berbahasa Inggris dengan baik,” ujar Irjen Petrus.
Jenderal kelahiran Manado, Sulawesi Utara ini menepis pemulangan Aljohani terkait kedatangan dan jaminan Dubes Arab Saudi, Osama bin Mohammed Abdullah Al Shuibi.
“Dubes datang setelah kita beri tahu, bukan berarti jaminan. Sebelumnya kita tidak ijinkan, karena masih dalam proses pemeriksaan. Namun karena kerjasama kita yang baik, kita ijinkan dan melakukan interview singkat,” tandasnya.
Diberitakan sebelumnya, Aljohani bersama empat temannya, yakni Alharazi AM, Alharbi K, Qasem A dan Allihaibi, menumpang pesawat Lion Air JT 015 dengan tujuan Denpasar-Jakarta, Rabu (8/3) sekitar pukul 18.10 Wita. Di atas pesawat Aljohani mengeluarkan kalimat "pesawat akan meledak setelah take off" dan didengar salah seorang turis Philipina, Kliengene. Saksi kemudian melaporkannya ke petugas pesawat dan dilanjutkan melapor ke Pilot Lion Air.
Dalam perjalanan di taxi way, Pilot kemudian menyampaikannya ke Tower karena adanya ancaman pesawat tidak jadi diterbangkan dan selanjutnya pesawat kembali ke Bandara Ngurah Rai sekitar pukul 18.45 Wita. Setelah pesawat landing, Aljohani bersama teman-temannya dibawa oleh Airline Lion ke Base Ops Lanud untuk dilakukan pemeriksaan dan barang bawaan. Kapolda Bali sempat mewawancarai Aljohani dan kemudian dilakukan proses pemulangan Kamis (9/3) pagi kemarin. [spy/wrt]
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
02
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2936 Kali
03
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2051 Kali
04
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2012 Kali
05
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1810 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026