Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 April 2026
Pelajar SMA Tertangkap Jadi Pemakai dan Pengedar Ganja Kering
Senin, 13 Maret 2017,
12:00 WITA
Follow
Dua Pelajar dan satu sopir freelance ditangkap usai kedapatan mengonsumsi dan mengedarkan narkoba. [bbcom]
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Baru-baru ini, Sat Resnarkoba Polresta Denpasar menangkap seorang pelajar SMA berinisial KAH (18). Pelajar yang tinggal di Jalan Nusa Kambangan diciduk polisi di sebuah rumah di Jalan Tukad Pancoran IV blok L, Denpasar, Jumat (10/3) malam, dengan barang bukti satu paket ganja seberat 37,67 gram.
[pilihan-redaksi]
Mengejutkannya, menurut Kasat Reserse Narkoba Polresta Denpasar Kompol I Gede Ganefo, tersangka KAH tidak hanya sebagai pemakai tapi juga pengedar ganja jaringan Lapas Kerobokan. Dalam pengakuannya, dia membeli ganja dari narapidana berinisial MDY seharga Rp 750 ribu.
“Dia sudah dua kali memesan barang dari MDY,” tegas Kompol Ganefo, Minggu (12/3).
Mantan Kapolsek Kuta ini menerangkan, KAH yang tinggal di Jalan Nusa Kambangan Denpasar ini diringkus di sebuah rumah di Jalan Tukad Pancoran IV blok L, Denpasar pada Jumat (10/3) sekitar pukul 21.00 Wita. Barang bukti yang disita dari KAH yakni satu paket ganja berupa daun, batang, dan biji kering seberat 37,67 gram.
“KAH sudah dua bulan terlibat penyalahgunaan narkoba dan sehari sebelum ditangkap mengaku sempat menkonsumsi ganja,” ujarnya.
Hasil pengembangan, KAH menyebut rekannya berinsial EP (18) juga pengedar tembakau gorilla. Membuktikan kebenaran itu, petugas menyamar sebagai pembeli dan tanpa curiga EP menyepakati transaksi di Jalan Kamboja, Denpasar, Sabtu (11/3) sekitar pukul 01.30 dini hari.
[pilihan-redaksi2]
Setelah menyerahkan lima paket tembakau gorilla, tangannya langsung diborgol.
“Setelah ditangkap, EP kami keler ke rumahnya di Jalan Gunung Agung III dan kembali ditemukan 15 paket tembakau gorilla,”beber Ganefo.
Pemuda yang bekerja di restoran ini membeli 18 paket tembakau gorilla melalui Line dan Instagram seharga Rp 600.000 dan dikirim melalui jasa ekspedisi.
“Dia sudah lima kali membeli tembakau gorilla dan menjadi pengguna sejak awal tahun 2016. Selain itu, pelaku juga beberapa kali mengonsumsi ganja,” ungkapnya. [bbn/spy/wrt]
Berita Premium
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
01
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3819 Kali
02
03
04
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1764 Kali
05
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026
Tradisi Imlek Unik di Singaraja, Patung Dewa Disucikan Tirta Tiga Pura
Rabu, 11 Februari 2026