Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Pemuda 24 Tahun, Nikahi Janda 67 Tahun
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Beritabali.com, Madiun. Cinta itu buta dan jodoh itu misteri, memang benar adanya. Usia bukan menjadi jurang pemisah ketika dua hati saling bertaut.
Hal itulah yang dialami seorang pemuda di Madiun, Rokim (24) warga Kecamatan Sawahan, Kabupaten Nganjuk. Dengan sadar dia menikahi janda tua, Tampi (67) warga Desa Nampu, Kecamatan Gemarang, Kabupaten Madiun.
[pilihan-redaksi]
Walaupun perbedaan usia mereka 40 tahun lebih, tak membuat Rokim luntur kadar cintanya. Rokim mempersunting Tampi yang lebih pantas sebagai ibunya itu.
"Saya sadar. Saya memang cinta dengan istri saya ini," kata Rokim membuka obrolan bersama wartawan, Senin (20/3/2017).
Rokim mengatakan, prosesi ijab kabul telah dilaksanakan pada Kamis (16/3/2017) di rumah perempuan idamannya itu. Dia mengaku menikahi Tampi karena cinta dan rasa belas kasihan. Rokim menuturkan, sudah mengenal Tampi sejak berusia 16 tahun. Namun, rasa cintanya muncul baru setahun lalu.
Selain rasa cinta, Rokim mengaku menikahi Tampi karena kasihan terhadap janda yang hidup sebatang kara tersebut. "Saya ada rasa kepada Tampi. Untuk itu saya menikahinya," kata dia.
Meski berusia jauh lebih muda dibandingkan Tampi, pria lulusan sekolah dasar ini mengaku tidak malu memiliki istri janda itu. Dia juga mengaku sebelumnya tidak pernah memiliki hubungan percintaan dengan perempuan lain. [bbn/idc/wrt]
Reporter: -
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2802 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2030 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1975 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1802 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun