Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 April 2026
Misteri Wanita Mati Setengah Bugil, Polisi Curigai Suami Korban
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Kematian Yuniati (24), yang ditemukan tewas setengah bugil di rumah kos milik IB Made Arjana (62) di Jalan Kutat Lestari nomor 2, Sanur, Minggu (19/3) lalu, akhirnya dibongkar aparat kepolisian. Polisi menduga, Yuniati dibunuh oleh suami sirinya, I Made Suantara yang hingga kini belum mengakui perbuatannya.
[pilihan-redaksi]
Kasat Reskrim Polresta Denpasar Kompol Reinhard Habonaran Nainggolan mengatakan, I Made Suantara sudah diamankan dan keterangannya masih didalami.
Meski dia tidak mengakui perbuatannya, polisi terus memeriksa sejumlah keterangan saksi dan barang bukti.
“Dugaan kami mengarah adanya penganiayaan, dan kami harus membuktikannya. Suami korban masih diperiksa dan sampai sekarang belum mengakui perbuatannya,” ujar Kompol Reinhard, Senin (20/3) kemarin.
Menurut Kompol Reinhard, dari penyelidikan awal di tubuh Yuniati ditemukan luka lebam-lebam bekas penganiayaan.
“Di tubuh korban terdapat luka penganiayaan dan kami masih menunggu hasil autopsi,” ungkap mantan Kapolsek Kuta Utara.
Ditambahkannya, kematian Yuniati terungkap setelah Polsek Denpasar Selatan menerima laporan dari RSUP Sanglah Denpasar, pada Minggu (20/3) sekitar pukul 08.00 Wita. Pihak rumah sakit mengatakan suami korban, I Made Suantara meminta agar jenazah korban dikeluarkan dari ruang jenazah.
Rencananya jenazah Yuniati akan dikirim ke keluarganya di Malang.
“Namun petugas rumah sakit tidak memperbolehkannya dan meminta suami korban membawa surat keterangan dari kepolisian,” ujar Kompol Reinhard.
Curiga, jajaran Polsek Densel di back-up Sat Reskrim Polresta Denpasar menyelidiki dan memeriksa Ida Bagus Made Suantara. Dari keterangan Suantara, pada Sabtu (18/3) sekitar pukul 15.00 Wita, dia akan melaksanakan gotong royong di Pura Agung. Namun batal karena gotong royong sudah selesai. Selanjutnya dia menuju ke rumahnya di Griya Jalan Sekuta Sanur, dengan maksud ganti pakaian.
Sekitar pukul 19.00 Wita, Suantara mengaku akan menghadiri rapat di Banjar Dangin Peken Sanur Kauh. Usai mengikuti rapat, sekitar pukul 21.23 wita dia mendahului pulang ke Griya. Kepada polisi, Suantara mengaku balik ke kos istrinya di Jalan Kutat Lestari No.2 G dengan tujuan mengambil kunci gembok.
Dalam pengakuan lainnya, setelah membuka pintu kos yang tidak terkunci, dia melihat istrinya dalam keadaan tengkurap di lantai dan hanya mengenakan handuk.
“Dia mengaku mengangkat namun tidak bisa dan kemudian meminta tolong tetangga kos dan dibawa menggunakan mobil,” ujar Kompol Reinhard.
Sejumlah saksi telah diperiksa polisi, yakni suami korban Ida Bagus Made Suantara, Lukman buruh setempat, pemilik kos Ida Bagus Made Arjana (64), Fajar Wahyu Wijaya, dan Ni Putu Ayu Nuji Antari (17). Keterangan saksi terakhir yang tinggal di TKP kamar nomor 7 ini mengagetkan petugas.
Saksi mengatakan, sebelum penemuan mayat korban, pada Sabtu (18/3) sekitar pukul 20.00 Wita saksi ke toilet luar dan mendengar suara gaduh seperti orang mengamuk di kamar korban nomor 3. Namun saksi mengaku tidak berani mencari tahu suara gaduh tersebut. Saksi kembali ke dalam kamar.
Kegaduhan di dalam kamar korban juga sempat didengar Neneng, istri saksi Lukman. Dia mengatakan sempat mendengar suara gaduh namun tidak bisa melakukan tindakan.
Saksi kemudian terakhir kali melihat korban pada Sabtu (18/3) sekitar pukul 11.00 Wita di depan kamar kosnya. Selanjutnya, sekitar pukul 21.00 Wita melihat korban keluar dibopong oleh suaminya sambil meminta tolong.
[pilihan-redaksi2]
Hasil olah TKP petugas menemukan banyak luka lemban diduga bekas penganiayaan di tubuh korban. Selain itu, petugas juga menemukan bercak darah di lantai kamar, tempat tidur, lantai kamar mandi. Tak luput, 10 biji kapas berisi bercak darah, 2 puntung rokok, satu pecahan kaca, dan satu buah pisau berisi bercak darah.
“Kami masih mencari barang bukti lain untuk menguatkan kasus ini mengarah ke penganiayaan. Kami juga sudah menghubungi keluarga korban untuk menunggu persetujuan autopsi,” tegas perwira asal Sumatera Utara ini. [spy/wrt]
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3810 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1756 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang