Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Polisi China Tangkap Pencuri Telur Dinosaurus
BERITABALI.COM, DUNIA.
Beritabali.com, Beijing. Kepolisian China telah menangkap seorang pria yang dituduh mencuri puluhan fosil telur dinosaurus.
Kantor berita Xinhua melaporkan, pria dengan nama keluarga Wang itu diduga mencuri 80 telur dari seorang kolektor di Provinsi Zhejiang pada 9 Januari 2017 dengan bantuan tiga anak buahnya.
[pilihan-redaksi]
Sebelumnya Wang sempat dua kali mendatangi kolektor itu dengan dalih ingin melakukan pembelian. Setelah melakukan pencurian, keempat tersangka membagi telur-telur itu dan Wang membawa pulang 27 telur.
Fosil telur tersebut ditemukan polisi setelah mereka menangkap Wang di tempat tinggalnya di daerah Huanan, Provinsi Heilongjiang, pada 4 Maret lalu, ungkap kepolisian provinsi dalam sebuah pernyataan.
Tiak lama kemudian, tiga anak buah Wang juga segera ditangkap, menurut pernyataan kepolisian, namun pihak kepolian tidak mengatakan apa yang terjadi dengan sisa telur tersebut.
Ada beberapa temuan telur dinosaurus di wilayah China. Kota di bagian selatan Heyuan mencetak rekor dunia sebagai pengumpul telur dinosaurus terbanyak, dengan hampir 17.000 telur ditemukan di kota itu sejak 1996. [bbn/idc/wrt]
Reporter: -
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2743 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2025 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1961 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1799 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun