Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Anggota Dewan Bali Evaluasi Mati Fungsinya Bendungan Titab

Rabu, 22 Maret 2017, 18:00 WITA Follow
Beritabali.com

ist

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Beritabali.com, Denpasar. Bendungan Titab Ularan, Buleleng, sejak 2011 belum bisa berfungsi. Menyikapi hal ini, anggota DPRD Bali kemudian melakukan evaluasi.

Anggota Komisi III DPRD Bali Kadek Diana saat dikonfirmasi, Selasa (21/3), mengatakan Komisi III DPRD Bali berkoordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, di Jakarta guna menanyakan alasan sampai saat ini belum bisa difungsikan. Dirinya pun mendapat penjelasan bahwa bendungan itu sudah pernah diujicoba pada 13 Desember 2015 untuk dilakukan pengisian air awal, tetapi gagal.

[pilihan-redaksi]
"Megaproyek dengan nilai kontrak sebesar Rp428,7 miliar lebih belum bisa difungsikan sampai sekarang, karena terjadi ledakan akibat tekanan angin yang sangat besar pada pipa pembuangan angin," kata politikus PDIP itu.

Ia mengatakan bendungan itu sampai saat ini sedang diperbaiki. Hanya saja, untuk perbaikan tersebut harus membutuhkan tambahan anggaran mencapai Rp40 miliar.

Menurut dia, bendungan itu ditargetkan beroperasi pada tahun 2018. Bendungan itu sampai saat ini sedang diperbaiki, dan butuh anggaran lagi dari APBN.

"Direncanakan tahun 2017 ini selesai sehingga tahun 2018 sudah bisa dioperasikan bendungan Titab tersebut," ucapnya.

Keberadaan bendungan Titab itu, kata dia, sangat dibutuhkan warga masyarakat. Ada beberapa manfaat bendungan itu, antara lain mampu mengairi daerah irigasi Saba 1.396 hektare (Ha) dan daerah irigasi Puluran 398 Ha, bisa memenuhi kebutuhan air baku 350 per detik untuk Kecamatan Seririt, Busungbiu dan Grokgak, Kabupaten Buleleng, dan Kecamatan Melaya Kabupaten Jembrana sebagai konservasi dan pariwisata serta menambah cadangan listrik hingga 1,50 megawatt (MW). [rls/wrt]

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: -



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami