Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Kamis, 30 Juli 2026
SMP Tempuh UAN, SMU Rayakan Kelulusan
Selasa, 2 Mei 2017,
18:25 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Beritabali.com, Karangasem. Ujian Akhir Nasional (UAN) sekolah menengah pertama atau SMP serentak dilaksanakan mulai hari ini, Selasa (2/4) meliputi empat mata pelajaran diantaranya Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris, dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA).
SMP 3 Selat merupakan salah satu SMP yang melaksanakan UAN ditahun ajaran 2016-2017 yang diikuti oleh 161 siswa yang didominasi siswa perempuan sebanyak 94 siswa.
“Kelulusan siswa ditentukan oleh Dewan Guru yang ada di sekolah masing-masing,” ujar kepala sekolah SMP Negeri 3 selat I Nengah Sikiarta,S Pd.,M.Psi.
[pilihan-redaksi]
Ia juga mengatakan, standar bagi siswa SMP 3 yang mengikuti UAN bisa dikatakan lulus setelah memenuhi beberapa kriteria diantaranya, menyelesaikan program pembelajaran selama 3 tahun, lulus dalam ujian sekolah, lulus USBN ( Ujian Sekolah Berstandar Nasional), mengikuti UAN, memiliki budi pekerti yang baik dan rata-rata nilai keseluruhan 7,0.
Bagi siswa yang nilainya kurang akan diberikan kesempatan untuk memperbaiki nilainya dengan cara mengikuti ujian ulang yang akan dilaksanakan setelah berakhirnya UAN.
Ujian Akhir Nasional SMP 3 dengan mata pelajaran yang pertama diujikan adalah Bahasa Indonesia sebanyak 50 soal yang berbeda satu sama lainnya dengan waktu pengerjaan kurang lebih 2 jam.
“Pengawasannya memakai sistem silang,” tambahkan Kepala Sekolah.
Disisi lain siswa-siswa SMU/SMK pada hari ini juga merayakan kelulusannya, seperti di SMU 1 Selat, hari ini dilaksanakan upacara pengumuman kelulusan siswa. Seluruh siswa pun diwajibkan memakai pakaian adat bali baik laki-laki maupun perempuan.
Dalam kesempatan ini kepala sekolah Drs. Wayan Cenik,MPd bekerja sama dengan kepolisian mengatakan agar seluruh siswanya tidak melakukan aksi coret-coret seragam atupun berkonvoi di jalanan, jika kedapatan melangar hal-hal tersebut maka jika nanti datang ke sekolah untuk pengurusan ijasah tidak akan dilayani.
“Kami arahkan bagi siswa-siswa yang lulus ketimbang seragamnya di coret lebih baik dikasik ke adik-adik yang lebih membutuhkan,” ujar kepala sekolah SMU 1 Selat Drs. Wayan Cenik,MPd.
Meskipun seluruh sekolah sudah melarang untuk melaksanakan kegiatan coret-coret seragam namun beberapa siswa masih tetap saja melakukan hal tersebut dengan alasan sebagai bentuk perayaan kelulusan dan kenang-kenangan bersama temannya. [igs/wrt]
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3896 Kali
02
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2965 Kali
03
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2053 Kali
04
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2026 Kali
05
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1812 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026