Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Jumat, 19 Juni 2026
Air Terjun Gerojog Sambeh Yeh Poh, Wisata Baru di Manggis Karangasem
Jumat, 12 Mei 2017,
17:04 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Beritabali.com, Karangasem. Wisata Air Terjun Grojog Sambeh Yeh Poh jadi potensi wisata air baru di Manggis Karangasem.
“Di sebut Air terjun Grojog Sambeh karena memang air yang jatuh dari air terjun tersebut “sambeh” atau buyar seperti air hujan,” ujar I Gede Widana selaku Kadus Desa Adat Yeh Poh, Manggis, Karangasem, Jumat (12/5).
[pilihan-redaksi]
Meskipun akses menuju air terjun tersebut harus ditempuh dengan berjalan kaki melalui jalan setapak sejauh 600 meter, namun suguhan panorama sawah dan perbukitan dalam perjalanan ke Air Terjun, seakan-akan menjadi bonus bagi pengunjung yang hendak datang ke Air Terjun Grojog Sambeh ini.
Ia juga mengatakan, sempat ada wisatawan dari India datang dan bertapa di areal Air Terjun Grojog Sambeh. Wisatawan tersebut seperti mendapatkan petunjuk, bahwa Air Terjun Grojog Sambeh merupakan tempat khusus untuk “melukat” dan tidak diperkenankan dipakai sebagi tempat permandi sembarangan.
Air Terjun dengan ketinggian kurang lebih 10 meter tersebut merupakan aliaran dari sungai Tinjo yang bermuara di hulunya terletak diantara Desa Pateh dengan Desa Yehpoh.
Setiap Purnama Ketiga setahun sekali rutin dilaksanakan upacara “Usabe Beji”. Dilaksanakannya “Usabe Beji” tersebut bertujuan untuk menyucikan Air yang berasal dari Air Terjun.
Sementara itu Ida Nyoman Astawa selaku Camat Manggis berharap agar kedepan ada semacam pelatihan dari pihak terkait khususnya dari pemerintah Kabupaten Karangasem agar wisata ini bisa dikembangkan lebih jauh lagi. [igs/wrt]
Berita Karangasem Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
02
03
04
05
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026