Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 28 Oktober 2026
50 Warga Tanyakan Kejelasan Kasus Pengelembungan Dana LPJ Karya Pura Dalem Culik
Selasa, 30 Mei 2017,
11:10 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Beritabali.com, Karangasem. Kasus dugaan penggelembungan dana pada LPJ oleh panpel Karya di Pura Dalem Culik yang sudah dilaporkan ke Polres Karangasem pada 14 april lalu, hingga kini belum pasti kejelasannya.
Akibatnya, sekitar 50 orang yang tergabung dalam Forum pemayu Desa Pakraman Culik hendak mendatangi Polres Karangasem untuk menanyakan kepastian dari kasus tersebut. Namun, Kapolres sedang di Denpasar, menjadikan masyarakat beralih mendatangi Polsek Abang.
[pilihan-redaksi]
Kedatangan warga tersebut diterima langsung oleh Kapolsek Abang AKP Nyoman Sugita Yasa beserta Kasat Reskrim Polres Karangasem AKP Dicky Hendra Wijaya dan Kanit Buser Iptu Supriyanto bersama Kasat Intel Polres Karangasem AKP Fahmi Amdani.
Dalam kesempatan ini Mangku Gede Putra Yadnya selaku ketua BMD Desa Adat Culik, mempertanyakan keseriusan polisi dalam menangani kasus ini, senada dengan Gede Degeng selaku kelian Desa Pakraman Culik. Mereka mempertanyakan lambatnya penanganan kasus tersebut.
Kapolsek Abang ditemani Kasat Reskrim Polres Karangasem mengaku kalau polisi serius dengan kasus tersebut.
"Kasus ini dipastikan akan berjalan cukup lama karena pelik, terlebih itu menyangkut LPJ karya yang banyak aitem. Kami memprediki bisa memanggil atau memeriksa sampai 200 orang saksi, sehingga kasus ini akan berjalan cukup lama," sebutnya, Senin (29/5).
Kasat Reskrim Karangasem Dicky mengatakan pihaknya sudah memanggil beberapa saksi untuk dimintai keterangan, termasuk para pengurus dan prejuru Desa adat Culik yang lama dan panpel Karya tersebut.
"Ada indikasi tindakan perbuatan melawan hukum, hanya saja kasus ini masih dalam proses penyelidikan," ujarnya.
[pilihan-redaksi2]
Ketua Forum Pamayu Desa Pakraman Culik Nyoman Darmika mengakui ada dugaan pengelembungan yang dilakukan panpel karya, misalnya seperti ada Kambing aturan dari krama namun masuk dibeli dalam LPJ. Selain itu ada juga ditemukan penggunaan dana BKK sebesar Rp 90 juta dalam LPJ untuk pembelian sesajen, padahal sesajen sudah aturan dari masing-masing Dadia di Culik.
Di dalam LPJ juga terdapat beberapa perbedaan harga barang yang tidak masuk akal seperti pembelian pucuk, yang harga sebenarnya 50 ribu satu buah tetapi di LPJ masuk 5 juta, dan masih ada yang lainnya lagi. [igs/wrt]
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5933 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2615 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2272 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026