Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 29 Juli 2026
Swastika Bali Tanam 20 Ribu Pohon Pinang di Desa Gunung Salak
Kamis, 1 Juni 2017,
18:34 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, TABANAN.
Beritabali.com, Tabanan. Alumni Keluarga Pelajar dan Mahasiswa Bali atau Swastika Taruna Surabaya (Swastika) Bali melakukan aksi sosial menanam sebanyak 20 ribu pohon pinang di Desa Wisata (Dewi) Gunung Salak, Kecamatan Selemadeg Timur, Tabanan, Jumat (1/6).
Swastika Bali juga memberikan penyuluhan kepada petani setempat mengenai pertanian organik. Kegiatan ini juga mengikutsertakan pengenalan objek wisata yang ada di Dewi Gunung Salak, berupa tracking, menyaksikan air terjun Tibu Sampi, dan pancoran sudamala tempat melukat.
[pilihan-redaksi]
Ketua Swastika Bali I Wayan Bagiarta Negara menjelaskan Swastika Bali merupakan organisasi non profit yang beranggotakan alumni pelajar dan mahasiswa yang pernah menuntut ilmu di Surabaya.
"Jumlah anggotanya sebanyak 400 orang lebih, tidak hanya ada di Bali anggotanya juga berada di luar Bali karena pekerjaan dan tugas. Visi dari Swastika Bali yang terbentuk bulan Februari 2016 adalah mampu memberikan kontribusi pemikiran, mengaplikasikan, membangun, memajukan, dan mensejahterakan masyarakat Bali," tuturnya, Kamis (1/6).
Bagiarta menjelaskan tujuan dari kegiatan yang dilaksanakan di Banjar Kemetug, Desa Gunung Salak adalah revitalisasi perencanaan pengembangan desa wisata.
"Kami bukan membentuk wisata kelompok atau perorangan. Tapi dikelola oleh desa yang ditopang oleh awig awig adat," jelasnya.
Bagiarta juga menjelaskan pihaknya sudah mendapatkan bantuan dari Provinsi Bali berupa satu set pengolahan pupuk organik yang saat ini sedang disiapkan tempatnya.
"Alat itu akan digunakan oleh petani setempat untuk mengolah pupuk organik," tandasnya.
[pilihan-redaksi2]
Diakuinya, sarana dan prasarana masih menjadi kendala, terutama di bidang infrastruktur jalan.
"Kami juga sudah sempat audensi dengan Bupati Tabanan dan akan segera ditindaklanjuti dengan penandatangan MoU," tandasnya.
Ia mengakui, kendala lain yang dihadapi adalah sumber daya manusia. Terkait hal itu pihaknya sudah berkoordinasi dengan STP Nusa Dua dan Universitas Udayana guna memberikan pelatihan kepada masyarakat setempat. Terkait target, Ia menegaskan target yang ingin dicapai adalah setiap saat, sesuai dengan capaian. [nod/wrt]
Berita Tabanan Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
02
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2940 Kali
03
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2051 Kali
04
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2014 Kali
05
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1810 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026