Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Swastika Bali Tanam 20 Ribu Pohon Pinang di Desa Gunung Salak
Kamis, 1 Juni 2017,
18:34 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, TABANAN.
Beritabali.com, Tabanan. Alumni Keluarga Pelajar dan Mahasiswa Bali atau Swastika Taruna Surabaya (Swastika) Bali melakukan aksi sosial menanam sebanyak 20 ribu pohon pinang di Desa Wisata (Dewi) Gunung Salak, Kecamatan Selemadeg Timur, Tabanan, Jumat (1/6).
Swastika Bali juga memberikan penyuluhan kepada petani setempat mengenai pertanian organik. Kegiatan ini juga mengikutsertakan pengenalan objek wisata yang ada di Dewi Gunung Salak, berupa tracking, menyaksikan air terjun Tibu Sampi, dan pancoran sudamala tempat melukat.
[pilihan-redaksi]
Ketua Swastika Bali I Wayan Bagiarta Negara menjelaskan Swastika Bali merupakan organisasi non profit yang beranggotakan alumni pelajar dan mahasiswa yang pernah menuntut ilmu di Surabaya.
"Jumlah anggotanya sebanyak 400 orang lebih, tidak hanya ada di Bali anggotanya juga berada di luar Bali karena pekerjaan dan tugas. Visi dari Swastika Bali yang terbentuk bulan Februari 2016 adalah mampu memberikan kontribusi pemikiran, mengaplikasikan, membangun, memajukan, dan mensejahterakan masyarakat Bali," tuturnya, Kamis (1/6).
Bagiarta menjelaskan tujuan dari kegiatan yang dilaksanakan di Banjar Kemetug, Desa Gunung Salak adalah revitalisasi perencanaan pengembangan desa wisata.
"Kami bukan membentuk wisata kelompok atau perorangan. Tapi dikelola oleh desa yang ditopang oleh awig awig adat," jelasnya.
Bagiarta juga menjelaskan pihaknya sudah mendapatkan bantuan dari Provinsi Bali berupa satu set pengolahan pupuk organik yang saat ini sedang disiapkan tempatnya.
"Alat itu akan digunakan oleh petani setempat untuk mengolah pupuk organik," tandasnya.
[pilihan-redaksi2]
Diakuinya, sarana dan prasarana masih menjadi kendala, terutama di bidang infrastruktur jalan.
"Kami juga sudah sempat audensi dengan Bupati Tabanan dan akan segera ditindaklanjuti dengan penandatangan MoU," tandasnya.
Ia mengakui, kendala lain yang dihadapi adalah sumber daya manusia. Terkait hal itu pihaknya sudah berkoordinasi dengan STP Nusa Dua dan Universitas Udayana guna memberikan pelatihan kepada masyarakat setempat. Terkait target, Ia menegaskan target yang ingin dicapai adalah setiap saat, sesuai dengan capaian. [nod/wrt]
Berita Tabanan Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5943 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4656 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2629 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2282 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2222 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026