Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 29 Juli 2026
Dipecat Karena Menstruasi, Model AS Gugat Hyundai
Jumat, 2 Juni 2017,
19:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DUNIA.
Beritabali.com, New York. Seorang model AS mengajukan tuntutan terhadap raksasa otomotif Korea Selatan, Hyundai, yang ditudingnya telah memecatnya karena menstruasi.
[pilihan-redaksi]
Rachel Rickert, 27 tahun, mengatakan bahwa dia 'dipermalukan' saat mewakili merek tersebut di ajang pameran otomotif New York International Auto Show, April lalu. Dia mengatakan bahwa saat itu dia menjelaskan bahwa dia perlu ke toilet, tapi ditolak dengan alasan jam sibuk pameran. Dan ia akhirnya tak berhasil mengganti pembalut pada waktunya.
Rickert mengatakan bahwa dia perlu mengganti pakaian dalam dan celana ketatnya, dan memberi tahu Erika Seifred, agennya dari perusahan penyedia jasa model, tentang apa yang telah terjadi.Dia kemudian mendapat pesan teks dari Seifred yang menyampaikan bahwa Hyundai memintanya untuk pulang.
Model itu mengatakan kepada BBC bahwa dia menolak permintaan tersebut, dan mengatakan bahwa dia lebih suka tetap tinggal karena dia dibayar per jam. Keesokan harinya, dia kembali masuk kerja seperti biasa. Namun, ia diberitahu bahwa Hyundai tidak lagi menginginkannya untuk bekerja di acara tersebut karena mereka mendengar tentang menstruasinya.
"Saya benar-benar bingung dan kesal. Saya menangis. Saya sudah mengagendakan waktu saya untuk seluruh pameran itu, dan saya kehilangan kesempatan bekerja di tempat lain. Jadi saya langsung menanggapi, 'Apa? Tidak, ini tidak benar!'," katanya.
Rickert kemudian mengajukan laporan perlakuan diskriminasi kepada Komisi Kesempatan Kesetaraan Kerja AS (Equal Employment Opportunity Commission - EEOC) terhadap perusahaan manajemen Hyundai dan perusahaan agensi Experiential Talent.
Sang model, yang telah mengambil bagian dalam 50 acara serupa, mengatakan bahwa dia merasa 'dipermalukan' oleh perilaku perusahaan mobil itu.
"Saya tidak akan membiarkan orang memperlakukan perempuan seperti ini," katanya kepada BBC.
"Menstruasi merupakan hal alamiah bagi perempuan, dan saya tidak meminta perlakuan istimewa untuk itu, saya hanya ingin dihargai sebagai manusia dan bisa pergi ke kamar kecil. Dan tidak dianggap sebagai pekerja yang buruk hanya karena saya perlu menggunakan toilet," imbuhnya.
Hyundai Motor America mengatakan bahwa pihaknya belum menerima pengaduan itu secara resmi, namun sedang menyelidiki apa yang terjadi.
"Kami menanggapi laporan seperti ini dengan serius dan akan menanggapi secara layak begitu kami memiliki kesempatan untuk menyelidiki keabsahan laporan tersebut," ujar juru bicara Hyundai. [bbn/idc/wrt]
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
02
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2806 Kali
03
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2031 Kali
04
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1976 Kali
05
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1802 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026