Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Polisi Tangkap Maling Sapi Pakai Modus Surat Palsu
Selasa, 20 Juni 2017,
21:36 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Miguel Dacosta Guteres (43), ditangkap jajaran Unit Reskrim Polsek Denpasar Selatan, pada Kamis (15/6) sekitar pukul 18.00 WITA. Pemuda kelahiran Dili, Timor Leste itu ditangkap karena kasus pencurian dua ekor sapi betina warna merah.
Terbongkarnya kasus pencurian ini berawal dari penyelidikan aparat kepolisian Polsek Densel, pada Kamis (15/6) sekitar pukul 15.00 WITA. Terkait adanya informasi seorang menjual dua ekor sapi betina di Pasar Beringkit, Mengwi, Badung, menggunakan surat keterangan mengangkut ternak, yang diduga palsu.
[pilihan-redaksi]
Petugas menyelidiki alamat tersebut dan bertemu dengan mantan Klian Adat Banjar Gelogor Carik, Denpasar, Wayan Mudana.
“Dari keterangan mantan Klian Adat tidak pernah mengeluarkan surat tersebut. Kami kemudian menanyakan sosok yang tanda-tangan surat tersebut," ujar Kanitreskrim Polsek Densel Iptu Bangkit Dananjaya, Selasa (20/6).
Akhirnya diketahui yang tanda-tangan di surat tersebut adalah anak buah Klian yang bekerja sebagai tukang laundry, Miguel Dacosta Guteres. Pria asal Desa Buibao Kecamatan Kota Baru Kabupaten Baucau Dili Timor Lester kemudian dipanggil. Dia mengakui surat tersebut dibuat sendiri dengan menggunakan stempel yang dibuang oleh majikannya Wayan Mudana.
Petugas kemudian mendalami keterangan pria yang tinggal di Jalan Gelogor Carik Gang Damai nomor 6 Pemogan Denpasar Selatan dan akhirnya mengaku mencuri sapi di selatan Warung Ziro Jalan By Pass Ngurah Rai, Sanur Rabu (17/6) sekitar pukul 07.00 wita, dengan menggunakan truk sewa di Jalan Kargo Denpasar.
Pencurian dilakukan dengan cara merusak gembok pintu pagar dengan menggunakan palu. Akibat pencurian sapi tersebut, korban I Wayan Goplong (75) tinggal di Jalan Danau Buyan V nomor 7, Sanur mengalami kerugian sebesar Rp20 juta.
Barang bukti yang diamankan dua ekor sapi betina warna merah, satu stempel surat keterangan mengangkut ternak palsu, dan sisa uang hasil penjualan sapi sebesar Rp200 ribu.
“Sapi dijual seharga Rp 19 juta dan uangnya dipakai untuk bayar utang, jelasnya. [spy/wrt]
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5941 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4655 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2625 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2280 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2221 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026