Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 27 Oktober 2026
Seminar Kebangsaan Balanusa Hadirkan Dosen UGM
Kamis, 29 Juni 2017,
18:52 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, TABANAN.
Beritabali.com, Tabanan. Dalam rangka Bulan Bung Karno, LSM Balanusa menggelar seminar kebangsaan dengan tema "Nasionalis dalam Karakter, Mendunia Dalam Karya", Kamis (29/6).
Seminar dan lokakarya tersebut menghadirkan Dosen Universitas Gadjah Mada asli Tabanan I Made Andi Arsana PhD.
Pemaparan yang disampaikan oleh Andi Arsana sangat menarik diselingi tugas-tugasnya sebagai dosen teknik geodesi UGM Jogjakarta. Putra asli Desa Tegal Jadi, Kecamatan Marga, Tabanan yang juga menjabat sebagai kepala kantor urusan Internasional UGM pada kesempatan itu membagi pengalamannya menjalankan tugas ke 44 negara dan ke 5 benua.
[pilihan-redaksi]
Mengawali pemaparanya ia mengaku kalau menyampaikan materi di seminar kebangsaan Balanusa seperti menabur garam di lautan luas.
“Karena disini banyak hadir para tokoh masyarakat Tabanan. Seperti bapak ketua DPRD Tabanan I Ketut Suryadi, bapak Putu Eka dan hadirin semuanya,” jelasnya.
Ia pun menjelaskan perjalanannya memulai pendidikan di Yogjakarta selepas tamat dari SMA 3 Denpasar tahun 1996. Kala itu pertama kali Ia merantau ke Yogjakarta dan tidak tahu siapa-siapa.
Ceritanya berlanjut ke tahun 1999, Ia mengunjungi Korea Utara. Di negeri tersebut ia diajak ke sebuah bangunan perbatasan antara Korea Utara dan Korea Selatan.
“Saya belajar banyak dari pengalaman tersebut,” jelasnya.
Setelah Korea Utara, Ia mengunjungi Monako, Belanda, Swiss, dan negara lainnya.
“Pengalaman yang saya sampaikan ini bukan bermaksud menyombongkan diri. Tapi saya ingin membuka wawasan bahwa dengan kerja keras, apapun bisa diraih,” tandasnya.
Ia yang lulusan S3 di Australia ini mengatakan bahwa Indonesia adalah negara yang kaya raya. Bentangan Indonesia dari barat sampai timur sepanjang 5000 Kilometer.
"Sedangkan bentangan Amerika saja hanya 4000 kilometer,” tandasnya.
Indonesia memiliki 17 ribu pulau, 34 provinsi dan 260 juta penduduknya.
“Indonesia itu ibaratnya gula,” jelasnya lagi.
Bahkan sekarang rangking ekonomi Indonesia ke 8 dari 200 negara. Di tahun 2030 akan diperlukan 113 juta trampil dalam bidang pengetahuan, teknologi dan matematika.
“Berdasarkan survey sebuah lembaga internasional di tahun 2050 Indonesia menduduki peringkat 4 kekuatan ekonomi dunia,” terangnya.
Pada saat itu akan terjadi kemudahan melakukan bisnis, peran internet menguat, konsumen mudah berubah dan inovasi adalah kunci.
“Jadi pendidikan adalah kunci,” tandasnya.
Karena kedepan pertarungan di dunia bukan lagi senjata melainkan pertempuran intelektual. Ia juga menegaskan agar anak anak dan generasi muda mulai belajar bahasa Inggris. Kerena dengan bahasa Internasional tersebut mampu berkomunikasi dan meraih peluang untuk berkiprah di dunia internasional.
“Semuanya kita harus sudah siapkan dari sekarang,” jelasnya.
[pilihan-redaksi2]
Ketua Balanusa I Putu Eka Nurcahyadi berharap seminar Balanusa III ini bermanfaat bagi yang hadir. Tentunya juga bagi masyarakat Tabanan.
“Kami juga berharap pemerintah daerah juga bisa menghadirkan putra putra Tabanan terbaik yang berkiprah di luar. Sehingga mampu memotifasi masyarakat Tabanan khususnya para generasi muda," katanya.
Ketua DPRD Tabanan I Ketut Suryadi menyambut baik seminar kebangsaan yang digelar Balanusa. Ia pun bangga kepada Tabanan karena memiliki tokoh tokoh yang mendunia.
"Seperti I Ketut Maria seniman tari, Nyoman Nuarta seniman patung, Putu Wijaya seniman sastra, Putu Leo Sutawijaya seniman lukis, dan I Made Andi Arsana yang berkiprah di bidang akademis," sebutnya. [nod/wrt]
Berita Tabanan Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5923 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4645 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2613 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2269 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026