Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 April 2026
Tingkatkan Kualitas Kinerja Polri, Puluhan Anggota Polisi Dilatih
Kamis, 6 Juli 2017,
17:24 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Dalam rangka meningkatkan kualitas, kompetensi dan kinerja personel Polri di lapangan, diperlukan manajemen SDM yang transparan, akuntabel, profesional, bermoral, dan modern. Salah satu manajemen SDM Polri adalah dengan melaksanakan pendidikan & pelatihan.
Menyikapi hal tersebut, Kepolisian Daerah Bali menyelenggarakan pelatihan bagi personel Polri, bertempat di Sekolah Polisi Negara (SPN) Singaraja, Senin (3/7). Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan personel Polri Polda Bali dalam menunjang pelaksanaan tugas dilapangan.
[pilihan-redaksi]
Ka SPN Singaraja Kombes Pol. Jefri Yanus Endolemba Torunde, S.I.K. mengatakan pelaksanaan pelatihan berlangsung selama lima hari yaitu dari tanggal 3 sampai dengan tanggal 8 Juli 2017. Adapun materi pelatihan yang diberikan kepada puluhan peserta adalah pelatihan Intelijen, Forensik, Pembinaan Sumber Daya Manusia (SDM) dan pelatihan Perencanaan Anggaran.
Mantan Kapolres Karangasem ini menambahkan, para peserta pelatihan mendapatkan materi dari tenaga pendidik yang memiliki keahlian dibidangnya, dengan materi pelajaran meliputi 20% teori dan 80% praktek.
“Dengan pola ini, para peserta pelatihan akan lebih cepat menguasai materi yang dilatihkan. Sehingga, usai mengikuti pelatihan dihararapkan para peserta dapat menguasai materi dan dapat mengaplikasikan dalam pelaksanaan tugas dilapangan,” ujarnya saat dikonfirmasi via telepon Kamis (6/7).
Pada kesempatan tersebut, Kepala Pusat Laboratorium Forensik (Kalabfor) Cabang Denpasar Kombes Pol. Ir. Koesnadi, M.Si. turun langsung untuk memberikan praktek olah TKP. Kalabfor juga mengajarkan tentang cara mencari unsur mikro barang bukti (micro evidence) pada suatu TKP pembunuhan, karena akan menghubungkan rantai antara korban (victim), pelaku (suspect) dan TKP serta barang bukti (physical evidence) itu sendiri.
“Dengan cara ini, dari satu TKP kita bisa mengungkap selain pelaku juga beberapa jenis kejahatan yang terlibat,” imbuhnya. [spy/wrt]
Berita Premium
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
01
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3805 Kali
02
03
04
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1747 Kali
05
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026
Tradisi Imlek Unik di Singaraja, Patung Dewa Disucikan Tirta Tiga Pura
Rabu, 11 Februari 2026