Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 29 Juli 2026
Pemerintah Bali Dukung Penggunaan Bahasa Negara Indonesia di Seluruh Sektor
Rabu, 12 Juli 2017,
15:44 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Pemerintah Provinsi Bali mendukung Deklarasi Gerakan Pengutamaan Bahasa Negara digelar di Halaman Timur Monumen Bajra Sandhi, Rabu (12/7).
Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali Dewa Putu Beratha yang hadir dalam acara tersebut mengatakan tak hanya penggunaan bahasa Indonesia, di Bali, penggunaan bahasa daerah pun sudah mendapat dukungan dari Pemerintah Daerah dalam bentuk Peraturan Daerah, guna membina dan melestarikan bahasa daerah.
[pilihan-redaksi]
Kegiatan-kegiatan pelestarian bahasa daerah pun sudah banyak dilaksanakan, seperti diantaranya pelaksanaan even Pesta Kesenian Bali, Bali Mandara Mahalango, dan Bali Mandara Nawa Natya.
Kata dia, khusus pada pelaksanaan Nawa Natya juga turut digelar even bulan bahasa yang khusus mendukung pembinaan bahasa baik bahasa Indonesia dan bahasa daerah Bali, dalam bentuk pementasan teater atau pembacaan puisi oleh sekaa-sekaa di Bali. Tak hanya itu, saat ini sekitar 700 orang penyuluh bahasa Bali sudah direkrut Pemprov Bali untuk membina penggunaan bahasa Bali dan mengajarkan cara menulis sastra Bali.
Sementara itu, Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kementerian Pendidikan dan Budaya RI Prof. Dr Dadang Sunendar, menyampaikan tidak banyak negara yang menggunakan bahasanya sendiri, hampir 90% menggunakan bahasa negara lain.
"Namun lain halnya dengan Indonesia yang memiliki bahasa kebangsaan sendiri, untuk itu seluruh masyarakat patut berbangga dan melestarikannya yang ditunjukan dengan menggunakan bahasa Indonesia setiap saat di ruang publik," katanya.
Menurutnya, penggunaan bahasa Indonesia menurutnya perlu diaplikasikan pada papan lembaga pemerintah maupun swasta, papan petunjuk, dan lain sebagainya yang patut dan wajib menggunakan bahasa Indonesia. Terlebih di Bali yang menjadi daerah tujuan wisata berbagai negara, untuk memperkenalkan bahasa yang kita miliki.
“Penggunaan bahasa Indonesia itu wajib, mari cintai, bisa berbahasa Indonesia, gunakan bahasa Indonesia, kuasai bahasa asing, jangan sampai terbalik,” ujarnya.
Pembacaan Deklarasi Pengutamaan Bahasa Negara di Ruang Publik diikuti seluruh peserta, yang jumlahnya mencapai 500 orang yang berasal dari siswa-siswi, TNI-POLRI, warga dan tokoh masyarakat. [rls/prov/wrt]
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
02
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2949 Kali
03
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2051 Kali
04
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2016 Kali
05
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1810 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026