Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 29 Juli 2026
Ini Kisah Pilu Pekak Odah Panti Sosial Werdha Wana Sraya
Senin, 24 Juli 2017,
15:37 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Hidup pekak odah di Panti Sosial Tresna Werdha Wana Sraya berliku. Keceriaran memang nampak, namun pilu juga begitu terasa.
Seperti Juminem, odah asal Jember ini harus tinggal di ruang isolasi lantaran tidak mampu berjalan. Ia mengisahkan, dirinya mengalami kecelakaan dan harus dirawat di RS Wangaya. Operasi sudah dijalani, hanya saja Ia tetap tidak bisa beraktivitas seperti biasa.
[pilihan-redaksi]
Oleh pemerintah, Juminem dibawa ke Panti Sosial Tresna Werdha Wana Sraya. Di panti ini selama sembilan bulan Ia menjalani hidup. Dibantu petugas panti, Juminem hanya bisa tidur dan duduk, tanpa dapat bepergian ke mana-mana lantaran belum mampu berjalan.
"Saya sebenarnya ingin bekerja," katanya.
Juminem mengaku, sudah 20 tahun tinggal di Bali. Ia nekat merantau sepeninggal suaminya. Di Bali, Ia tinggal sendiri dan hanya mengontrak kamar. Kesehariannya, yakni bekerja di sebuah rumah makan.
"Kalau seperti ini terus saya tidak bisa bekerja," katanya.
Juminem hidup seorang diri dan tidak memiliki anak. Karena itu, Ia harus bekerja dan mendapatkan uang untuk hidup.
Kata dia, ingin sekali pulang ke Jember. Hanya, tidak ada yang mengantar ke sana. Ia sangat mengharapkan akan ada saudaranya yang datang.
"Nanti sering main-main ke sini ya biar gak sepi di sini," sebutnya.
Juminem tidaklah sendiri mengalami kisah pilu ini. Banyak pula odah dan pekak yang mengalami kisah serupa. Misalnya, karena masalah keluarga, ada odah yang harus didepak dan tinggal di panti.
Kini, Panti Sosial Tresna Werdha Wana Sraya merawat 48 pekak dan odah. Ada yang terpaksa tinggal di ruang isolasi karena sudah tidak kuat bangun dan berkativitas. Namun, ada pula yang masih beraktivitas membuat sapu lidi, gantungan kunci, ataupun porosan. Pengunjung bisa membeli barang karya pekak odah untuk membantu jajan penghuni panti. [wrt]
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
02
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2945 Kali
03
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2051 Kali
04
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2016 Kali
05
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1810 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026