Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Kamis, 30 Juli 2026
KPPAD Desak Polda Bali Tuntaskan Kasus Pembuangan Bayi
Rabu, 9 Agustus 2017,
12:19 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Komisi Penyelenggara Perlindungan Anak Daerah (KPPAD) Bali mengecam segala bentuk kekerasan yang dilakukan pada anak-anak.
Sebelumnya, melalui pemberitaan media, terdapat 8 kasus pembuangan bayi baik yang ditemukan dalam kondisi hidup 3 orang bayi dan sisanya sudah dalam kondisi meninggal.
[pilihan-redaksi]
Ni Luh Gede Yastini, Divisi Hukum dan Kebijakan KPPAD Bali menyatakan pada bulan Juli 2017 KPPAD Bali sudah menyurati Polda Bali untuk meminta atensi terhadap kasus pembuangan bayi agar segera diusut tuntas dan harus ada tindakan tegas terhadap pelakunya. Polda Bali telah disurati sejak penemuan bayi pada kasus 6, namun hingga ada kasus 8 bayi dibuang, belum ada titik terang dalam pengungkapan kasus kasus pembuangan bayi ini.
"Untuk itu maka KPPAD Bali kembali meminta dan mendesak kepada Kepolisian Daerah Bali beserta jajarannya untuk segera mengusut tuntas kasus pembuangan bayi ini serta menemukan motif tindakan ini," sebutnya, Rabu (9/8/2017).
Dia sangat prihatin dengan kondisi ini. Dalam undang Undang Perlindungan anak jelas disebutkan bahwa anak sejak dalam kandungan harus dilindungi, berhak untuk hidup, berhak untuk tumbuh serta berkembang secara optimal, dan segala bentuk kekerasan yang dilakukan terhadap anak adalah kejahatan.
"Sehingga dengan ini jelas bahwa siapapun pelakunya dan apapun alasannya kekerasan terhadap anak tidak bisa dibenarkan," sebutnya.
Saat ini, selain menunggu keputusan hasil penyelidikan, pihaknya juga gencar melakukan koordinasi dengan dinas terkait seperti Dinas Kesehatan. KPPAD Bali berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan dalam hal pemberian layanan pada persoalan hamil di luar nikah.
"Selama ini kan hamil di luar nikah dianggap negatif dan dikucilkan, ini lah salah satu yang kemungkinan mempengaruhi maraknya kasus pembuangan bayi," sebutnya.
Kata dia, karena hingga saat ini semua kasus belum tuntas, maka belum dapat ditemukan motif sesungguhnya kejadian tersebut. Sehingga berdampak pada sulitnya penanganan kasus dan pencegahannya. [bbn/wrt]
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3896 Kali
02
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2962 Kali
03
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2053 Kali
04
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2025 Kali
05
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1812 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026