Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Antisipasi Obat PCC Masuk Bali, Polda Bali dan Polres Badung Sidak Toko Obat

Jumat, 22 September 2017, 21:14 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Beritabali.com, Denpasar. Mengantisipasi merebaknya obat Paracetamol Cafein Carisoprodol (PCC) jajaran Dit Resnarkoba Polda Bali dan Sat. Resnarkoba Polres Badung melakukan sidak di puluhan toko obat dan apotek, Jumat (22/9) siang.

Sayangnya, dalam sidak tersebut tidak satu pun ditemukan obat PCC yang menghebohkan dan menewaskan warga Kendari Sulawesi Utara baru-baru ini.

[pilihan-redaksi]

Menurut Wadir Resnarkoba Polda Bali AKBP Sudjarwoko, obat PCC sudah teridentifikasi sejak lama di Bali, namun tidak sampai membahayakan. Dijelaskannya, obat PCC ini bukan obat baru tapi sudah lama beredar.

"PCC obat untuk penenang dan biasa dikonsumsi orang-orang yang tidak bisa tidur. Kemungkinan, penjualnya tiarap pasca kasus di Sulawesi Tenggara,” katanya kemarin (22/9).

Dalam sidak yang dilakukan di 15 toko obat, dia mengatakan tidak ditemukan obat PCC. Meski demikian, katanya, apabila ada toko atau apotik yang kedapatan menjual PCC atau obat berbahaya sejenisnya, pemiliknya akan diperiksa.

“Kami juga pengawasi peredaran obat PCC yang dijual melalui online,” ungkapnya.

Sidak obat PCC juga dilakukan jajaran Sat Resnarkoba Polres Badung. Menurut Kasat Narkoba Polres Badung AKP Djoko Hariadi, pihaknya berkerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Badung menyisir lima toko obat di wilayah Badung.

“Sidak ini kami lakukan untuk mengantisipasi dan mencegah beredarnya obat terlarang obat PCC ke  Badung,” tegasnya.

Tidak hanya PCC, kata AKP Djoko, obat lainnya juga dijadikan target, yakni Tramadol, Somadol, Somadril, Carnophen, Rheumastop, New Skelan, Carsipain, Carminopain, Etacarohen, Cazetrol, Bimacarphen dan Kanomed.

“Dari lima apotik yang kami tuju, tidak ditemukan obat yang dimaksud,” ucap perwira asal Penebel, Tabanan ini. [spy/wrt]

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/bgl



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami