Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Sadis, 9 Pelajar Pelaku Begal Ancam dengan Pisau dan Nekat Menusuk Korban

Selasa, 3 Oktober 2017, 07:00 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Beritabali.com, Denpasar. Sembilan komplotan begal berstatus pelajar yang diringkus jajaran Polsek Denpasar Selatan, terbilang sadis saat beraksi. Selain mengancam korbannya dengan pisau, para ABG yang berasal dari keluarga mampu itu nekat mengeroyok dan menusuk korbannya apabila melawan.

[pilihan-redaksi]

Menurut Kapolsek Densel Kompol Putu Indrajaya, sembilan tersangka begal itu diotaki tersangka MAD. Setiap beraksi, modus operandi para pelaku sama. Mereka secara berkelompok bersepeda motor, mengancam korban untuk menyerahkan barang bukti. “Mereka beraksi di Jalan Raya pada malam hingga dinihari. Mereka meneriaki korban maling-maling untuk memperdaya korbannya,” ujar Bangkit Senin (2/10).

Seperti yang terjadi di depan bengkel Karya Motor Jalan Raya Sidakarya, Denpasar, pada Kamis (28/9) sekitar pukul 01.40 Wita. Komplotan diotaki MAD ini beraksi bersama lima temannya. “Di TKP Jalan Sidakarya ada enam tersangka yang beraksi, yakni MAD, KA, RZL, IKR, IKA, IWRM,” jelasnya.

Sementara korbannya, seorang mahasiswa bernama Langi (21) warga Jalan Teuku Umar Gang Merpati no15 XX Denpasar. Korban yang berboncengan dengan temannya dihadang dan dompet diambil paksa. “Mereka mengeroyok korban dan temannya. Para pelaku ini menggasak uang korban sebesar Rp 1,9 juta dan melarikan kunci motor korban,” kata Iptu Bangkit.

Sementara di Jalan Tukad Barito, Panjer, Densel, tersangka MAD beraksi bersama tersangka KAS alias IMUNG (17), SDC alias DWIK (15) dan IGAP (15). “Hasil penyelidikan, enam orang pelaku dikejar dari kawasan Sanglah dan tertangkap di Jalan Padanggalak, Denpasar Timur. Tiga lainnya ditangkap di rumah masing-masing. Mereka ini berasal dari keluarga mampu,” bebernya.

Hasil interograsi, komplotan ini beraksi di Jalan Tukad Yeh Aya pada 25 Agustus 2017 lalu, kemudian di Jalan Tukad Barito pada 24 Agustus 2017, di Jalan Buluh indah Denpasar Barat, di Jalan Gunung Agung Denpasar Barar, di Simpang Enam Jalan Teuku Umar Denpasar Barat, di Jalan Sidakarya Densel pada 28 September 2017 dan terakhir di Jalan Simpang Enam Denpasar Barat, usai beraksi di Jalan Sidakarya, Denpasar. [spy/wrt]

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/bgl



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami