Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Minggu, 14 Juni 2026
Heboh Binatang Langka Mirip Ulat Bulu Mematikan
Selasa, 3 Oktober 2017,
13:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Sebuah video yang memperlihatkan bintang langka sedang meringkuk dibalik dedaunan pohon mangga. Binatang ini disebut mirip dengan ulat bulu.
Dilihat dari video yang beredar di media sosial berdurasi 59 detik, binatang yang disebut mirip dengan ulat bulu ini sangat mematikan.
[pilihan-redaksi]
Binatang ini bentuknya timbul seperti ulat bulu namun warnanya yang hijau seperti daun dan dia sering meringkuk dibalik dedaun pohon mangga itu membuat orang yang melihat kadang tak sadar adanya binatang mematikan itu.
"Ini adalah binatang yang langka dan berbahaya, biasanya di daun pohon mangga. Orang yang terkena gigitan binatang itu umumnya akan meninggal 4 jam setelahnya. Hal itu akibat dehidrasi yang dahsyat," sumber Entomolog Kesehatan P2P Kemenkes RI.
Dilansir dari Inilah.com, binatang yang bernama latin Kamuflase Euthalia aconthea gurda (Ulat Bulu Daun) itu merupakan jenis ulat yang tinggal di India dan Selatan.
Panjangnya kurang lebih 4 mm dengan rambut-rambut yang memenuhi tubuh dan kakinya. Warnanya cenderung hijau, dan apabila ia beruntung hidup lama maka panjangnya bisa mencapai 45 mm.
Dalam melakukan kamuflase, warna ulat bulu ini hujau dan segar, tampak seperti apabila ia menempel di tetumbuhan. Maka dari itulah ia sering kali selamat dari aneka serangga pemakan ulat dan burung.
Berita Premium
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
01
02
03
04
05
Kasus Penjualan Gading Gajah di Tampaksiring Masuk Tahap Penuntutan
Dibaca: 1005 Kali
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026