Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Jumat, 3 Juli 2026
Ini Alasan Investor Lepas Rupiah
Kamis, 5 Oktober 2017,
18:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Beritabali.com, Jakarta. Bank Indonesia menilai beberapa kebijakan pemerinah AS memicu terjadinya capital outflow karena dolar AS pulang kampung sehingga memicu pelemahan rupiah.
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS tertekan sejak pekan lalu. Pada Selasa (3/10/2017) rupiah bertengger di Rp13.600 per US$.
[pilihan-redaksi]
Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, Mirza Adityaswara menuturkan, hal ini terjadi lantaran pengajuan proposan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump mengenai penurunan pajak.
Hal itu boleh jadi belum komprehensif tetapi jika proposal penurunan pajak diterima oleh kongres dan disahkan menjadi UU maka bisa menjadi harapan baru bagi perekonomian Amerika Serikat. "(Penurunan pajak) itu (akan) menjadi harapan baru (dan) ekonomi Amerika Serikat akan naik lebih cepat," terang Mirza di Jakarta, Selasa (3/10/2017).
Dengan begitu, kata Mirza, kemungkinan The Fed buat menaikkan suku bunga semakin cepat alhasil akan terjadi capital outflow di negara-negara berkembang. "Suku bunga di as akan naik lebih cepat dan kemudian di global itu dolar jadi menarik kembali,"ungkapnya.
Di samping itu, lanjut dia, pernyataan Gubernur The Fed, Janet Yellen mengenai rencana kenaikan suku bunga pada Desember mendatang bisa jadi 'sihir' tersendiri yang membuat mata uang rupiah dan negara-negara lain tertekan. [bbn/idc/wrt]
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1048 Kali
02
03
04
Peserta JKN Tembus 282,7 Juta, BPJS Kesehatan Catat Kinerja Positif
Dibaca: 320 Kali
05
CBR Tabrak Truk di Sibetan, Pemotor Tewas di Tempat
Dibaca: 309 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026