Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 29 Juli 2026
Ilmuwan Jepang "Suntik" Obat dalam Telur Ayam
Selasa, 10 Oktober 2017,
09:43 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DUNIA.
Beritabali.com, Tokyo. Sekelompok ilmuwan Jepang telah merekayasa genetika ayam sedemikian rupa sehingga menghasilkan telur yang mengandung obat yang bisa melawan penyakit serius dalam upaya untuk secara dramatis mengurangi biaya pengobatan.
Bila para ilmuwan bisa secara aman memproduksi 'interferon beta', sejenis protein yang digunakan untuk mengobati penyakit termasuk multiple sklerosis dan hepatitis dengan memelihara ayam, harga obat yang saat ini 100.000 yen (sekitar Rp12 juta) untuk beberapa mikrogram bisa turun signifikan, demikian laporan Yomiuri Shimbun.
[pilihan-redaksi]
Para peneliti di National Institute of Advanced Industrial Science and Technology (AIST) di wilayah Kansai memulai proses dengan mengintroduksi gen yang menghasilkan beta interferon ke dalam sel-sel yang merupakan prekursor sperma ayam menurut laporan surat kabar tersebut.
Mereka kemudian menggunakan sel-sel itu untuk membuahi sel telur dan membiakkan ayam betina yang mewarisi gen-gen itu, yang artinya unggas-unggas tersebut akan mampu menghasilkan telur yang mengandung zat penyerang agen penyakit.
Para peneliti sekarang punya tiga ayam betina yang telurnya mengandung obat tersebut, dan unggas-unggas itu bertelur hampir setiap hari.
Mereka berencana menjual obat itu ke perusahaan farmasi, mengurangi separuh harganya, supaya perusahaan bisa lebih dahulu menggunakannya sebagai bahan penelitian menurut siaran surat kabar itu.
Konsumen mungkin harus menunggu sementara waktu, karena Jepang punya regulasi ketat mengenai introduksi obat baru atau produk farmasi asing, dengan proses penyaringan yang biasanya butuh waktu bertahun-tahun.
Namun tim itu berharap terobosan teknologi mereka pada akhirnya bisa menurunkan harga obat hingga 10 persen dari harga sekarang, demikian lansir Yomiuri Shimbun seperti dikutip AFP. [bbn/idc/wrt]
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
02
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2931 Kali
03
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2050 Kali
04
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2010 Kali
05
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1808 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026