Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 April 2026
200 Guru se-Indonesia Gelar Konferensi di Bedugul
BERITABALI.COM, TABANAN.
Beritabali.com,Tabanan. Sebanyak 200 guru dari seluruh Indonesia mengikuti konferensi nasional guru yang digelar Dewan Pendidikan dan Klinik Pendidikan Tabanan di Wisma PLN Bedugul, Desa Candikuning, Kecamatan Baturiti, Tabanan.
[pilihan-redaksi]
Konferensi guru yang digelar pertama kali di Bali bahkan di Indonesia ini dibuka secara resmi oleh Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti, Senin (6/11/2017) malam.
Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti memberikan apresiasinya atas terselenggaranya konfrensi guru nasional di Bedugul, Tabanan. Menurutnya hal ini merupakan hal yang penting di dunia Pendidikan karena sangat berguna bagi masa depan, khususnya dalam menciptakan character building yang kuat.
“Saya sangat bangga dengan terselenggaranya kegiatan ini, apalagi ini merupakan pertama kalinya di Bali. Ini berguna bagi masa depan, bagi peserta dari seluruh Indonesia agar bisa membuat hal menarik sesuai dengan tema edukatif dan inovatif,” ungkap Eka.
Melalui konferensi ini guru dan para pemerhati pendidikan dari seluruh Indonesia akan bertukar informasi dan inovasi di bidang pendidikan masing-masing daerah sehingga dapat meningkatkan kualitas pendidikan. Salah satu yang paling penting adalah menanamkan kepada generasi muda tentang nilai-nilai karakter bangsa Indonesia.
“Character building sangat penting, karena informasi bergerak dengan sangat cepat. Bagaimana menciptakan character building generasi penerus yang sangat kuat,dan memiliki empati sosial tidak invidualistik,” jelas Bupati Eka.
Selain itu pihaknya juga sangat menginginkan generasi penerus yang mempunyai character building yang kuat sesuai dengan adat budaya Indonesia, akal budi perkerti yang baik. Agar hasil output nya dirasakan oleh semua generasi, khususnya generasi muda yang ada di Indonesia. Selain itu juga diharapkan anak-anak memiliki skill sehingga mampu bersaing.
“Selain character building, anak-anak juga bisa mempunyai skill yang bisa membuat mereka mendapatkan pekerjaan sesuai dengan skill yang di miliki dan mampu bersaing, berkompetisi tidak pernah kalah dan agar mereka dapat mengembangkan sayap selebar- lebarnya, tanpa meninggalkan adat budayanya, kita orang Indonesia,” tandasnya.
Sementara itu Panitia Kegiatan, Luh Putu Artini mengatakan tujuan dari konferensi ini adalah sebagai ajang untuk membangun network antar pendidikan seluruh Indonesia dan juga memotivasi mereka untuk terus berkarya dan mampu menunjukan hasil karya mereka itu secara nasional pada umumnya khususnya di Bali.
“Target yang ingin dicapai kedepan adalah mencapai kualitas guru pengajar yang baik dan berdampak juga ke anak didik yang baik pula agar mendapatkan kualitas generasi muda yang berguna bagi nusa dan bangsa,” ungkapnya.
Artini menambahkan, antusiasme untuk mengikuti konferensi ini sangatlah besar namun karena keterbatasan tempat, peserta hanya di batasi 200 orang.
“Peserta yang mengikuti Konfrensi ini dibatasi 200 orang, padahal begitu banyak nya peserta yang ingin mengikuti konfrensi ini. Saat presentasi juga akan dilakukan penilaian terhadap penyaji terbaik dan yang berkompeten untuk menunjukan Karya Ilmiah yang inovatif,” imbuhnya.
Konfrensi ini mengundang para guru, pemerhati dan penggiat Pendidikan dari seluruh Indonesia untuk menunjukan hasil karya mereka, seperti Karya Ilmiah atau hasil Inovasi ataupun Kreatifitas Pendidikan seperti karya makalah dan pameran Poster.
Turut hadir dalam acara tersebut Sekda Kabupaten Tabanan I Nyoman Wirna Ariwangsa, Ketua PGRI Pusat Unifah Rosyidi, Anggota DPRD Komisi IV Kabupaten Tabanan I Made Dirga, Ketua Dewan Pendidikan I Wayan Madra, OPD Tabanan,dan Para Narasumber, Akademisi Penggiat Pendidikan. [nod/wrt]
Reporter: -
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3809 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1753 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang