Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 29 Juli 2026
Jerman Larang Smartwatch untuk Anak
Senin, 20 November 2017,
19:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DUNIA.
Beritabali.com, Berlin. Jerman larang peredaran produk smarwatch untuk anak. Mengapa bisa begitu?
Pihak berwenang Jerman melarang peredaran smartwatch di negaranya serta mendesak para orang tua untuk menghancurkannya.
[pilihan-redaksi]
Pihak berwenang Jerman mengatakan bahwa smartwatch untuk anak lebih mirip sebagai 'alat mata-mata' ketimbang mainan.
Sebelumnya pada bulan lalu, pihak European Consumer Organization (BEUC) memperingatkan kalau smartwatch untuk anak merupakan pelanggaran terhadap privasi anak.
Kemudian laporan yang diterbitkan oleh pihak Norwegian Consumer Council yang diterbitkan pada juga mengungkap sejumlah celah pada beberapa perangkat yang memungkinkan peretas untuk masuk.
Smartwatch untuk anak disasarkan bagi yang berusia lima hingga 12 tahun. Fitur-fiturnya adalah voicemail, list kontak, panggilan suara, dan lain-lain.
Temuan pihak BEUC salah satunya adalah data-data curian dari smartwatch China dihantarkan ke server-server di China. [bbn/idc/wrt]
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
02
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2928 Kali
03
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2050 Kali
04
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2010 Kali
05
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1808 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026