Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 28 Oktober 2026
Jerman Larang Smartwatch untuk Anak
Senin, 20 November 2017,
19:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DUNIA.
Beritabali.com, Berlin. Jerman larang peredaran produk smarwatch untuk anak. Mengapa bisa begitu?
Pihak berwenang Jerman melarang peredaran smartwatch di negaranya serta mendesak para orang tua untuk menghancurkannya.
[pilihan-redaksi]
Pihak berwenang Jerman mengatakan bahwa smartwatch untuk anak lebih mirip sebagai 'alat mata-mata' ketimbang mainan.
Sebelumnya pada bulan lalu, pihak European Consumer Organization (BEUC) memperingatkan kalau smartwatch untuk anak merupakan pelanggaran terhadap privasi anak.
Kemudian laporan yang diterbitkan oleh pihak Norwegian Consumer Council yang diterbitkan pada juga mengungkap sejumlah celah pada beberapa perangkat yang memungkinkan peretas untuk masuk.
Smartwatch untuk anak disasarkan bagi yang berusia lima hingga 12 tahun. Fitur-fiturnya adalah voicemail, list kontak, panggilan suara, dan lain-lain.
Temuan pihak BEUC salah satunya adalah data-data curian dari smartwatch China dihantarkan ke server-server di China. [bbn/idc/wrt]
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5935 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4650 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2619 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2276 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2219 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026