Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 29 Juli 2026
Jelang Pilgub, Dewa Beratha Bertemu Sudikerta dan Pasek
Sabtu, 25 November 2017,
22:40 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Mantan Gubernur Bali dua periode Dewa Made Beratha "turun gunung" bertemu dengan Wakil Ketua Umum Partai Hanura Gede Pasek Suardika (GPS) bersama Ketua DPD Golkar Bali Ketut Sudikerta (SGB) yang juga calon gubernur Bali dari Partai Golkar.
Keduanya diajak bertemu Dewa Beratha untuk berdialog seputar pembangunan Bali ke depan, bertempat di salah satu restoran di kawasan Renon, Denpasar, Sabtu (25/11), siang.
Pantauan wartawan, SGB terlebih dahulu meninggalkan pertemuan, sementara Dewa Beratha dan GPS masih berbincang sekitar 2 jam lebih di dalam ruang VIP restoran.
"Nanti saya bicara ya. Secepatnya. Mohon bersabar," kata SGB terburu-buru, seraya masuk ke dalam kendaraannya. Diketahui, SGB langsung bertolak ke Jakarta untuk bertemu dengan pengurus DPP Golkar.
Sementara itu, GPS menjelaskan pertemuan tersebut hanyalah komunikasi politik yang biasa dilakukan oleh orang politik. Sejauh ini, kata dia, tidak ada keputusan apapun yang dihasilkan. Apalagi memutuskan paket pasangan calon SGB-GPS atau Kerta-Pasek.
"Beliau (Dewa Beratha) itu kan sesepuh Bali. Kami sangat menghormati ketokohan Beliau, sehingga saya bersedia dipanggil," ujar GPS.
Menurutnya, perbincangan seputar Pilgub berlangsung dinamis dan kekeluargaan. SGB pun, lanjut GPS, menyampaikan fakta-fakta politik seputar dirinya.
"Saya tetap kokoh pada prinsip awal, SGB harus maju sebagai calon gubernur. Itu komitmen saya dan Hanura," imbuhnya.
GPS berpendapat, sebagai mantan Gubernur dua periode, dan dikenal sebagai tokoh senior di Bali, maka ajakan pertemuan dan masukan dari mantan Sekda Pemprov Bali era Gubernur Prof. IB Oka harus diperhatikan.
"Saya tidak bisa abaikan begitu saja petunjuk Beliau. Harus saya jadikan pertimbangan penting karena menyangkut kepentingan Bali kini dan masa nanti," ungkapnya.
Belum lama ini, GPS menyatakan memilih mengundurkan diri sebagai pasangan SGB pasca-melihat hasil rapat DPD II dan DPD I Partai Golkar Bali yg menyebutkan paket Kerta-Dharma dan bukan Kerta-Pasek.[bbn/msd/psk]
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/eng
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
02
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2937 Kali
03
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2051 Kali
04
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2014 Kali
05
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1810 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026