Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Senin, 15 Juni 2026
Dampak Erupsi Gunung Agung, Kawasan Wisata Tulamben Sepi
Kamis, 30 November 2017,
09:30 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Beritabali.com, Karangasem. Erupsi Gunung Agung yang terjadi saat ini mulai berdampak pada sektor pariwisata, khususnya di Kabupaten Karangasem. Kawasan wisata Pantai Tulamben yang berada di sisi timur Gunung Agung kini mulai sepi dari kunjungan wisatawan.
Kondisi obyek wisata Tulamben saat ini berbeda dibanding sebelumnya. Kawasan wisata yang biasanya ramai dikunjungi para wisatawan khususnya pecinta olah raga selam, kini mulai terlihat sepi.
"Sejak adanya Gunung Agungnya meletus, terjadi penurunan kunjungan para wisatawan ke Tulamben, ditambah lagi sempat ditutupnya bandara Ngurah Rai, juga sangat berdampak pada jumlah wisatawan yang datang," ujar Made Mangku Surata, salah seorang warga Tulamben.
Meski Tulamben sudah sepi dan banyak warganya yang mengungsi, namun seorang wisatawan dari Amerika Serikat bernama Joshua, masih tampak menikmati indahnya Pantai Tulamben. Ia mengaku tidak terlalu terpengaruh dengan adanya erupsi Gunung Agung.
"Saya tidak takut karena itu merupakan siklus alam dari sebuah gunung berapi," ujarnya saat ditemui di pinggir pantai Tulamben.
Joshua mengaku sudah ada larangan dari pemerintah Amerika Serikat untuk tidak mengunjungi Bali, namun ia tetap berwisata ke Bali karena merasa sangat senang berada di Bali.[bbn/wis/psk]
Berita Karangasem Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/eng
Berita Terpopuler
01
02
03
04
05
Kasus Penjualan Gading Gajah di Tampaksiring Masuk Tahap Penuntutan
Dibaca: 1024 Kali
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026