Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Tim Pemenangan Rai Mantra "Panaskan Mesin" di Karangasem

Minggu, 28 Januari 2018, 21:30 WITA Follow
Beritabali.com

beritabalicom

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, KARANGASEM.

Tim Pemenangan Mantra, Kerta Koalisi Rakyat Bali Kabupaten Karangasem yang terdiri dari delapan partai pendukung yakni Nasdem, Golkar, Gerindra, Demokrat, PKS, Perindo, PBB, dan PSI, memperkenalkan tim pemenangan yang telah terbentuk untuk pertama kalinya di Kabupaten Karangasem, Minggu (28/01).
 
Acara yang berlangsung di kediaman Ketua tim pemenangan Mantra Kerta I Gusti Ayu Mas Sumatri, Subagan, Karangasem berlangsung cukup meriah. Pasalnya puluhan kader dari masing masing partai dan tokoh masyarakat hadir dalam acara yang langsung dihadiri oleh Calon Gubernur Bali Rai Mantra.
 
Menurut Mas Sumatri, tujuan dari acara tersebut hanya untuk memenangkan Mantra Kerta di Karangasem. Dalam kesempatan tersebut, pentolan Partai Nasdem Karangasem tersebut mengingatkan agar dalam prosesnya jangan sampai ada pihak-pihak lain yang berkepentingan membuat usaha tim jadi kendor.
 
"Untuk Karangasem wajib menang, malu kalau kita dikalahkan orang lain," ujar Mas Sumatri.Sementara itu, Ketua DPD II Golkar Karangasem, Sukarena menyampaikan dari jumlah kursi 29 dan dipihak partai pemenang seperti ketua DPR dari Golkar serta didukung 3 Bupati, 2 mantan dan satu Bupati saat ini dan 4 Wakil Bupati, target suara pasti bisa tercapai.
 
"Beliau wajib kita menangkan bukan karena dari Karangasem, tapi karena prestasinya," ungkap Sukarena.Sementara itu, dalam kesempatan tersebut, Rai Mantra menekankan agar seluruh pihak agar membangun nilai dulu. Menurutnya menang bukan hanya menang saja, tetapi menang bersama dan rakyat menang.
 
"Kalau memenangkan saya itu baru kecil, tapi kalau memenangkan masyarakat baru luar biasa," kata Rai Mantra.Rai Mantra juga mengatakan, jika sampai ada pihaknya dipancing emosional, agar dihadapi dengan kesabaran dan tetap melakukan tindakan empati kepada masyarakat.
 
"Kalau ada memancing, lebih baik kita sembahyang saja," tandasnya.[bbn/igs/psk]
Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/psk



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami