Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 29 Juli 2026
Tim Pemenangan Rai Mantra "Panaskan Mesin" di Karangasem
Minggu, 28 Januari 2018,
21:30 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Tim Pemenangan Mantra, Kerta Koalisi Rakyat Bali Kabupaten Karangasem yang terdiri dari delapan partai pendukung yakni Nasdem, Golkar, Gerindra, Demokrat, PKS, Perindo, PBB, dan PSI, memperkenalkan tim pemenangan yang telah terbentuk untuk pertama kalinya di Kabupaten Karangasem, Minggu (28/01).
Acara yang berlangsung di kediaman Ketua tim pemenangan Mantra Kerta I Gusti Ayu Mas Sumatri, Subagan, Karangasem berlangsung cukup meriah. Pasalnya puluhan kader dari masing masing partai dan tokoh masyarakat hadir dalam acara yang langsung dihadiri oleh Calon Gubernur Bali Rai Mantra.
Menurut Mas Sumatri, tujuan dari acara tersebut hanya untuk memenangkan Mantra Kerta di Karangasem. Dalam kesempatan tersebut, pentolan Partai Nasdem Karangasem tersebut mengingatkan agar dalam prosesnya jangan sampai ada pihak-pihak lain yang berkepentingan membuat usaha tim jadi kendor.
"Untuk Karangasem wajib menang, malu kalau kita dikalahkan orang lain," ujar Mas Sumatri.Sementara itu, Ketua DPD II Golkar Karangasem, Sukarena menyampaikan dari jumlah kursi 29 dan dipihak partai pemenang seperti ketua DPR dari Golkar serta didukung 3 Bupati, 2 mantan dan satu Bupati saat ini dan 4 Wakil Bupati, target suara pasti bisa tercapai.
"Beliau wajib kita menangkan bukan karena dari Karangasem, tapi karena prestasinya," ungkap Sukarena.Sementara itu, dalam kesempatan tersebut, Rai Mantra menekankan agar seluruh pihak agar membangun nilai dulu. Menurutnya menang bukan hanya menang saja, tetapi menang bersama dan rakyat menang.
"Kalau memenangkan saya itu baru kecil, tapi kalau memenangkan masyarakat baru luar biasa," kata Rai Mantra.Rai Mantra juga mengatakan, jika sampai ada pihaknya dipancing emosional, agar dihadapi dengan kesabaran dan tetap melakukan tindakan empati kepada masyarakat.
"Kalau ada memancing, lebih baik kita sembahyang saja," tandasnya.[bbn/igs/psk]
Berita Premium
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
02
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2934 Kali
03
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2051 Kali
04
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2012 Kali
05
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1810 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026