Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
BPBD Tabanan Pangkas Pohon di Hutan Mekori
BERITABALI.COM, TABANAN.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD) Kabupaten Tabanan melakukan pemangkasan terhadap rating pohon di Hutan Mekori. Pemangkasan dilakukan terhadap ranting pohon yang dinilai membahayakan pengguna jalan, khususnya yang berada di utara jalan raya Jurusan Pupuan-Tabanan, tepatnya di Pura Mekori, Belimbing, Pupuan, Tabanan.
Pemangkasan yang berlangsung dari pukul 08.00 Wita itu dipimpin langsung Kepala Pelaksana BPBD Tabanan I Gusti Ngurah Made Sucitra beserta 10 anggota tim reaksi cepat (TRC ) BPBD Tabanan. Pemangkasan tersebut juga melibatkan pihak Dinas Lingkungan Hidup Tabanan.
I Gusti Ngurah Made Sucitra dalam keteranganya pada Sabtu (3/2/2018) mengatakan pemangkasan pohon dilakukan untuk menghindari hal yang tidak diinginkan.
Pasalnya banyak ranting pohon menjorok ke jalan raya yang dikhawatirkan patah dan menimpa pengendara yang melintasi di jalan utama jurusan Pupuan-Tabanan. Terlebih saat ini kerap terjadi angina kencang dan hujan deras yang menjadi salah satu penyebab tumbangnya pohon.
“Sebelumnya kami juga memangkas pohon yang ada di jalur utama Denpasar-Gilimanuk, tepatnya di wilayah Desa Megati, Kecamatan Selemadeg Timur,” tegas Sucitra.
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2730 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2021 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1958 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1798 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun