Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Minggu, 13 September 2026
Sudikerta : Mari Menangkan Pilgub dengan Etika, Moral, dan Kesantunan
KPU Resmi Tetapkan Mantra-Kerta
Senin, 12 Februari 2018,
22:40 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. KPU Bali akhirnya secara resmi menetapkan dua pasangan Cagub-Cawagub pada Pilgub yang akan dilaksanakan pada 27 Juni 2018 mendatang. Melalui Surat Keputusan Nomor 494/HK.03.1-KPT/51/Prov/II/2018 KPU menetapkan Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra-Ketut Sudikerta (Mantra-Kerta) melalui. SK tersebut diserahkan langsung oleh KPU Provinsi Bali ke Pasangan Calon. Selain itu, juga KPU menetapkan pasangan Koster-Ace sebagai paslon di Pilgub nanti.
Menyikapi penetapan paslon tersebut, Cawagub KRB, Ketut Sudikerta mengaku lega dengan penetapan tersebut. Bahkan, menurutnya pihaknya sudah mendapatkan surat izin cuti dari Gubernur Bali. Rai Mantra dan Sudikerta sendiri mulai cuti sejak tanggal 13 Februari 2018 hingga coblosan pada 27 Juni 2018.
“Mari kita berkerja mengedepankan etika, kesantunan, moral dan bermartabat, dalam menuju proses kemenangan itu, melalui berbagai program-program pro rakyat. Selama empat bulan sampai 27 Juni, usai 27 Juni terpilih Astungkara, lanjut sampai 29 Agustus, lalu dilantik,” paparnya.
Mengenai adanya berbagai kejadian-kejadian seperti perusakan baliho dan intimidasi kepada para pendukung Mantra-Kerta. Sudikerta mengaku sedih dan menyangkan dengan adanya hal tersebut. Pasalnya, seharusnya dalam berdemokrasi harus diusung dengan nilai-nilai kesantunan dan moralitas.
“Ya saya sangat sedih melihat proses seperti itu, di negara kita itu, mesti tidak perlu dilakukan, lalu kita memaknai demokrasi marilah kita maknai demokrasi itu dengan elegan, kesantunan, dan bermoral,” paparnya.
Mengenai ketidakhadiran Cagub Rai Mantra, Sudikerta mengaku jika yang bersangkutan masih ada acara lain di Lingkungan Pemerintah Kota Denpasar. "Saya datang sendirian, karena beliau sedang melaksanakan (tugas) kedinasan dengan Pak Menteri dan beliau belum cuti, jadi harus mengikuti aturan yang ada. Besok mulai cuti," terangnya.
Ia bahkan berharap tidak ada kejadian-kejadian yang seperti itu terulang kembali. Wakil Gubernur Bali ini mengaku memaafkan dan pihak-pihak yang melakukan hal tersebut disadarkan oleh Tuhan.
“Karena pada hakikatnya atribut-atribut itu tidak bisa bersuara. Kalau dicabutin nggak akan nangis, tetapi proses-proses itu yang salah, mudah-mudahan orang yang melakukan itu disadarkan oleh Yang Maha Kuasa, bahwa itu benda mati yang bergerak tidak perlu,” katanya.
Apakah dirinya akan menindaklanjuti hal tersebut dengan melaporkannya ke pengawas pemilu. Sudikerta mengaku pihaknya akan mengikuti mekanisme yang ada. Hanya saja, dirinya mengingatkan kepada para pendukungnya agar tidak merusak alat peraga kampanye lawan dan apabila menemui alat peraga kampanye lawan yang rusak agar diperbaiki secara bersama-sama.
“Proses dan mekanisme kami serahkan kepada tim untuk itu, kan ada proses-prosesnya. Saya juga mengajak terutama kepada tim saya agar jika ada baliho-baliho yang lain rusa atau roboh diperbaiki bareng-bareng. Jangan dirusak itu nggak bagus,” tegasnya.[bbn/rls/psk]
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3337 Kali
02
03
04
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 793 Kali
05
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026