Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 28 Juli 2026
Menangkan Pilgub Bali, Mantra-Kerta Fokus Garap 34 Persen "Floating Mass"
Rabu, 21 Februari 2018,
10:58 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Penasehat Tim Kampanye Mantra-Kerta Provinsi Bali Made Mudarta menjelaskan, survei terakhir dalam Pilgub Bali tahun 2018 menunjukkan, sebanyak 34 persen masyarakat Bali umumnya belum menentukan pilihan atau massa mengambang (floating mass). Penyebabnya adalah karena masyarakat dalam jumlah ini kurang respon dengan pemberitaan di media, tidak mengikuti perkembangan media sosial dan bahkan ada masyarakat yang memiliki media sosial seperti WA, FB dan sebagainya.
[pilihan-redaksi]
"Umumnya jumlah sebanyak 34 persen ini belum menentukan pilihan. Mereka lebih banyak dari pedalaman atau di desa-desa di Bali, berusia di atas 50 tahun dan tidak sering menggunakan media sosial seperti laptop, handphone, dan internet lainnya," ujarnya di Denpasar, Selasa (20/2).
Menurutnya, jumlah 34 persen tersebut merupakan pemilih potensial yang karena sesuatu dan lain hal belum bisa menentukan pilihannya karena mereka tidak tahu baik figur, program dan visi misinya. Mereka ini kurang terjangkau oleh pemberitaan dan sosial media.
Sementara sudah ada 1,8 juta pemilih Bali yang menggunakan media sosial telah mengenal para pasangan calon (Paslon). Dan dari angka tersebut, pengenalan akan Paslon Ida Bagus Rai Dharmawijaya-I Ketut Sudikerta (Mantra-Kerta) lebih unggul dari Paslon I Wayan Koster-Tjokorda Oka Arta Ardhana Sukawati (Koster-Ace).
[pilihan-redaksi2]
"Paslon Mantra-Kerta lebih unggul dengan marjin error sekitar 3,7 persen. Mantra-Kerta tetap lebih unggul, dan ini akan ditingkatkan terus sambil menggarap pemilih mengambang tadi," ujarnya.
Ia menjelaskan, keunggulan itu terletak pada figur Rai Mantra dan Sudikerta, pada program Nawacandra dan pada kinerja yang sudah pernah ditunjukkan.
Saat ini Tim Mantra-Kerta sudah turun dari rumah ke rumah, berbasis TPS di seluruh Bali. Tim selama ini berada di 6733 TPS untuk melakukan sosialisasi terhadap visi misi Mantra-Kerta. Saat ini tim telah menyusun gambar video, sehingga mereka tingga memutar video itu masyarakat.
Mereka akan menjelaskan tentang figur kedua calon dari Mantra-Kerta. Masyarakat akan segera menonton video tersebut di rumahnya masing-masing. Mereka akan menjelaskan keunggulan-keunggulan dan kinerja yang sudah dicapai oleh Mantra-Kerta.
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
02
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2767 Kali
03
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2026 Kali
04
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1963 Kali
05
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1799 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026