Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 April 2026
Rai Mantra Akan Lebih Fokus Pembangunan Mental Spiritual
Kamis, 1 Maret 2018,
07:52 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Walikota Denpasar yang menjadi Calon Gubernur Bali yang diusung Koalisi Rakyat Bali Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra menegaskan, pembangunan di Bali itu bukan sekedar membangun di sektor kemiskinan, kesehatan dan pendidikan. Sektor ini memang penting untuk dikembangkan, tetapi salah satu sektor yang selama ini sedikit luput dari perhatian kebanyak orang adalah kesehatan mental dan spiritual.
[pilihan-redaksi]
"Kesehatan mental dan spiritual di Bali sebenarnya sudah mempunyai program tetapi belum begitu fokus. Kalau di Kota Denpasar, program ini sudah berjalan dengan baik. Untuk orang dengan gangguan jiwa (ODGJ), Pemkot sudah memiliki rumah berdaya. Dan selama ini berjalan bagus. Kalau nantinya kami dipercaya membangun Bali maka sektor ini sudah tentu menjadi perhatian. Setiap kabupaten bisa dibangun rumah berdaya untuk ODGJ," ujarnya di Denpasar, Senin (26/2/2018).
Menurutnya, Kota Denpasar sudah melakukan pemberdayaan ODGJ dengan membangun rumah berdaya. Dalam rumah berdaya itu ada tata kelola yang matang. ODGJ bisa diantar jemput dengan mobil ambulans dan gratis.
"ODGJ bisa diantar jemput baik untuk berobat, mendapat pelatihan ketrampilan di rumah berdaya, secara gratis. Makanya bagi warga Denpasar yang di rumahnya memiliki ODGJ, segera melaporkan ke kepala lingkungan, lalu diteruskan ke petugas terkait. Tidak perlu malu, supaya mereka mendapatkan perawatan maksimal," ujarnya.
[pilihan-redaksi2]
Fakta selama ini, sudah banyak ODGJ yang sembuh. Banyak di antara mereka yang sudah bekerja, mencuci motor, membuat banten, dupa dan sebagainya. Bahkan salah seorang sopir mobil ambulans itu adalah mantan ODGJ.
"Program ini sudah berjalan. Kami minta supaya ODGJ jangan dipasung lagi. Mereka harus diberdayakan," ujarnya.
Walau demikian, masih ada saja kekurangan yakni sosialisasi yang belum optimal. Masih banyak keluarga yang anggotanya adalah ODGJ belum dirawat dengan baik.
"Kami tidak melarang kalau pihak keluarga berupaya menempuh penyembuhan secara non-medis. Tetapi kalau belum ada hasil sebaiknya ditangani oleh ahlinya, karena semuanya gratis," ujarnya.
Rai Mantra berkeyakinan, penanganan ODGJ menjadi bagian dari indeks pembangunan manusia (IPM). Pemerintah berkewajiban untuk membangun demografi secara lebih produktif. Membangun demografi lebih produktif itu bagian program unggulan Bali bila dirinya terpillih menjadi gubernur.
"Sudah ada rumah berdaya di Jl.Hayam Wuruk Denpasar. Kami ingin memberitahukan kepada keluarga agar jangan ada lagi ODGJ dipasung. Harus dilaporkan bahwa ada orang gangguan jiwa, supaya diberdayakan di rumah berdaya," ujarnya.
Ia menyayangkan kasus pembunuhan oleh ODGJ yang terjadi baru-baru ini di Jl.Antasura Denpasar Utara. Kasus itu tidak perlu terjadi bila keluarga menyerahkan anggotanya ke rumah berdaya. Hal ini akan sangat dimungkinkan dilakukan di seluruh Bali. Orang harus bisa direhabilitasi dengan baik, mendapatkan konseling. Jadi bukan hanya soal kemiskinan, tetapi soal mental dan spiritual yang juga amat penting. [bbn/rls/psk]
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3805 Kali
02
03
04
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1747 Kali
05
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026
Tradisi Imlek Unik di Singaraja, Patung Dewa Disucikan Tirta Tiga Pura
Rabu, 11 Februari 2026