Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Kera Lereng Gunung Agung Rusak Kebun Warga Akibat Kelaparan
Pasca Erupsi Gunung Agung
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Beritabali.com, Karangasem. Kera di kawasan lereng Gunung Agung mulai memasuki pemukiman warga dan merusak tanaman warga. Kera kawasan lereng Gunung Agung tersebut masuk ke pemukiman warga untuk mencari makanan, akibat kehabisan sumber makanan di hutan.
Akibat serangan kera yang kelaparan menyebabkan warga enggan untuk untuk bercocok tanam. "Ya Kera Kera sudah mulai turun memakan buah buahan dikebun," kata Ni Wayan Widia (49 tahun) warga Dusun Sogra, Sebudi, Selat, Karangasem saat ditemui di Karangasem pada Jumat (9/3).
Hal yang sama juga diungkapkan oleh Kepala Wilayah Dusun Sogra, I Nyoman Muliarta. Ia mengakui bahwa belakangan ini banyak kera mulai masuk ke wilayah pemukiman penduduk. "Ya kera-kera mulai merusak tanaman dikebun milik warga," ungkap Muliarta.
Ketua Pasebaya Agung, I Gede Pawana mengatakan relawan Pasebaya hingga detik ini masih mengupayakan untuk memberikan makanan terhadap kera-kera tersebut sehingga tidak semakin masuk kepemukiman warga. Pasokan makanan berupa buah-buahan akan dikumpulkan untuk dibawa kehutan habitat kera-kera tersebut pada hari Minggu (11/03) mendatang.[bbn/igs/mul]
Reporter: -
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5941 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4656 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2626 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2282 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2222 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan