Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Petani Salak Mengeluh Karena Harga Salak Turun Hingga 50 Persen
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Beritabali.com, Karangasem. Para petani salak di Kabupaten Karangasem mulai mengeluh karena harga jual salak turun hingga 50 persen. Para petani mengeluhkan harga salak dipasaran yang turun hingga mencapai harga Rp.1,500 per-kilogram dalam waktu 3 hari terakhir.
[pilihan-redaksi]
“Ya sejak tiga hari lalu harga buah salak merosot turun,” ujar petani salak asal Dusun Geriana Kangin, Desa Duda Utara, Selat, Karangasem, Ni Nengah Kendran (42 tahun) saat ditemui di Karangasem pada Jumat (09/03).
Menurut Kendran, sebelumnya harga salak dipasaran untuk kualitas standar berkisaran Rp.3000 per-kilogram. Namun kini harganya turun drastis hingga 50% menjadi Rp.1500 per-kilogram. Sedangkan untuk salak super harga per-kilogram saat ini Rp.3000 yang sebelumnya mencapai Rp. 6000 per-kilogram.
[pilihan-redaksi2]
Sementara untuk salak jenis Gula Pasir yang terkenal dengan rasa manis dan tekstur dagingnya pada saat harga normal harganya bisa mencapai Rp. 50.000 per-kilogram. Namun kini harganya merosok menjadi Rp. 10.000 per-kilogram untuk kualitas standar.
Anjloknya harga buah Salak dipasaran bukan hanya kali ini terjadi. Terlebih pada saat masa panen salak harganya bisa jauh turun hingga dibawah seribu rupiah perkilonya.[bbn/igs/mul]
Reporter: -
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5948 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4658 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2636 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2285 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2224 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan