Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Petani Salak Mengeluh Karena Harga Salak Turun Hingga 50 Persen
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Beritabali.com, Karangasem. Para petani salak di Kabupaten Karangasem mulai mengeluh karena harga jual salak turun hingga 50 persen. Para petani mengeluhkan harga salak dipasaran yang turun hingga mencapai harga Rp.1,500 per-kilogram dalam waktu 3 hari terakhir.
[pilihan-redaksi]
“Ya sejak tiga hari lalu harga buah salak merosot turun,” ujar petani salak asal Dusun Geriana Kangin, Desa Duda Utara, Selat, Karangasem, Ni Nengah Kendran (42 tahun) saat ditemui di Karangasem pada Jumat (09/03).
Menurut Kendran, sebelumnya harga salak dipasaran untuk kualitas standar berkisaran Rp.3000 per-kilogram. Namun kini harganya turun drastis hingga 50% menjadi Rp.1500 per-kilogram. Sedangkan untuk salak super harga per-kilogram saat ini Rp.3000 yang sebelumnya mencapai Rp. 6000 per-kilogram.
[pilihan-redaksi2]
Sementara untuk salak jenis Gula Pasir yang terkenal dengan rasa manis dan tekstur dagingnya pada saat harga normal harganya bisa mencapai Rp. 50.000 per-kilogram. Namun kini harganya merosok menjadi Rp. 10.000 per-kilogram untuk kualitas standar.
Anjloknya harga buah Salak dipasaran bukan hanya kali ini terjadi. Terlebih pada saat masa panen salak harganya bisa jauh turun hingga dibawah seribu rupiah perkilonya.[bbn/igs/mul]
Reporter: -
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2934 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2051 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2011 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1810 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun